Hadapi Era Ekonomi Digital, Asparindo Siapkan Aplikasi PasarKita

Sabtu, 08 Desember 2018 - 20:01 WIB
Hadapi Era Ekonomi Digital,...
Hadapi Era Ekonomi Digital, Asparindo Siapkan Aplikasi PasarKita
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) siap mendorong pasar tradisional menghadapi ekonomi digital dan berkompetisi menyasar konsumen milenial. Strategi yang dilakukan adalah dengan meluncurkan aplikasi PasarKita yang berbasis Android.
Ketua Umum Asparindo Y Joko Setyanto mengatakan, aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan transaksi pembayaran e-retribusi dan transaksi jual beli di pasar rakyat serta pembayaran lainnya.
"Proyek digitalisasi bisnis pasar menjadi perhatian pada saat ini karena memang sudah menjadi kebutuhan zaman sekarang," ujar Joko, di Jakarta, Sabtu (8/12/2018).

Digitalisasi pasar tradisional, jelas dia, bukan hanya demi tujuan efisiensi, namun juga akan membuat transaksi para pedagang dan pembeli lebih cepat, nyaman, dan aman karena mengurangi penggunaan kartu dan tidak repot membawa uang tunai. Digitalisasi pasar tradisional juga meningkatkan daya saing pasar tradisional dalam berkompetisi dengan pasar modern.

"Perkembangan teknologi yang pesat mengubah cara suatu bisnis bekerja, termasuk pasar rakyat. Karenanya suka tidak suka, pasar tradisional harus mulai mengadopsi teknologi agar tidak tenggelam, bisa bersaing dengan pasar modern dan bersaing di era teknologi digital. Transformasi cara kerja pasar rakyat dari tradisional ke digital menjadi sangat penting," tegasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Asparindo akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 11-13 Desember 2018. Asparindo mengangkat tema Digitalisasi Pasar Rakyat dalam Rakernas tersebut. Rakenas ini diperkirakan dihadiri sekitar 1.000 peserta yang menjadi perwakilan dari pengelola pasar yang hingga saat ini jumlahnya lebih dari 9.000 pasar tradisional yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Acara ini juga akan diisi dengan beberapa sesi diskusi, dimana Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara akan menjadi keynote speaker pada acara tersebut," tuturnya.

Joko menegaskan, pasar rakyat mempunyai peran strategis dalam membangun ekonomi kerakyatan, memberikan kesempatan kerja dan berusaha, serta menjadi lokomotif pengembangan perekonomian nasional.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI dan Asparindo Sulsel...
BI dan Asparindo Sulsel Akan Lakukan Percepatan Digitalisasi Pasar
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Sukses Raup Cuan di...
Sukses Raup Cuan di Usia Muda
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Digital
Dominasi E-Commerce...
Dominasi E-Commerce di Ekonomi Digital Indonesia
KTT G20 Beragendakan...
KTT G20 Beragendakan Transformasi Ekonomi Berbasis Digital
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved