Ingin Beli Jam Kayu Mahal, Awal Sukses Bisnis Lulusan SV UGM

Minggu, 09 Desember 2018 - 10:46 WIB
Ingin Beli Jam Kayu...
Ingin Beli Jam Kayu Mahal, Awal Sukses Bisnis Lulusan SV UGM
A A A
KLATEN - Keinginan bukan hanya menjadi kenyataan, juga mengantarkan warga Bayat, Klaten, Jawa Tengah, lulusan sekolah vokasi D-3 Bahasa Inggris Universitas Gadjah Mada (UGM) 2011 Afidha Fajar Adhitya, 28, menjadi wirausaha (entrepreneur) produksi jam tangan kayu, dengan brand Eboni Watch & Clock.

Ya ini karena memulai bisnis berawal dari keinginannya tersebut, yaitu ingin mempunyai jam tangan kayu, tapi harganya mahal. Sebab, untuk brand di Indonesia baru ada tiga sehingga dirinya melihat dan menangkap ada peluang dan potensi bisnis untuk produk itu.

“Inilah yang mendorong saya untuk berbisnis jam kayu ini,” kata Afidha mengawali pembicaraan dengan KORAN SINDO soal bisnisnya itu, Jumat (7/12). Afidha mengatakan, menjadi entrepreneur memang sudah menjadi cita-citanya sejak kecil.

Untuk itu, guna menunjang kariernya nanti, saat lulus SMA 2008, memutuskan memilih SV, yaitu jurusan Bahasa Inggris di SV UGM. Pilihan ini bukan tanpa alasan. Menurut dia, bahasa Inggris akan sangat mendukung usahanya nanti.

Apalagi pada era global, bahasa itu menjadi bahasa wajib dalam kehidupan, di antaranya bisnis. Bukan hanya dalam komunikasi, juga membuat program bisnis tersebut disajikan dengan bahasa Inggris.

“Bahasa Inggris itu juga termasuk jurusan favorit dibandingkan jurusan lain di SV UGM,“ paparnya . Hanya, seperti halnya orang tua pada umumnya, yang menginginkan anaknya setelah menyelesaikan pendidikan menjadi pegawai kantor.

Begitu juga orang tuanya, menginginkan dirinya bekerja kantoran (PNS/bank). “Karena itulah setelah lulus SV, tidak langsung menjadi entrepreneur , tetap mengawali karier bekerja di kantoran,” paparnya. Namun begitu, bekerja di kantor itu tidak berlangsung lama.

Sebab, pada awal 2013 mulai fokus berusaha yaitu memproduksi jam tangan kayu. Memilih usaha ini, sebab produksi jam tangan kayu di Indonesia belum banyak, tercatat tahun itu baru ada tiga brand sehingga harganya mahal.

Melihat peluang itulah, akhirnya pada tahun akhir 2014 memutuskan untuk memproduksi jam tangan kayu dengan brand Eboni Watch & Clock. “Memilih usaha ini karena passion di bidang produk kreatif.

Saya sangat suka mendesain dan membuat banyak hal dengan tangan,” akunya. Dia pun mulai mendesain jam tangan kayu, setelah jadi, dibawa ke vendor perusahaan kerajinan kayu di Yogyakarta untuk dibuatkan. Hasilnya kemudian dijual di media sosial, melalui akun Instagram (IG).

Ternyata mendapat respons positif. Terbukti hasil produksinya laku semua (sold out ). “Produk pertama jam tangan kayu saya langsung dibeli oleh seorang kolektor di Afrika Selatan,” ujarnya.

Menurut Afidha, setelah mengetahui produk jam tangan kayunya laku di pasaran, maka mulai 2016, memutuskan untuk membuat sendiri. Tempat tinggalnya di Bayat, Klaten, Jawa Tengah, kemudian dijadikan tempat produksi sekaligus showroom .
Awalnya jam tangan kayu tersebut dia produksi sendiri dan setelah berkembang, akhirnya merekrut pegawai. “Saat ini saya memiliki delapan karyawan, dengan omzet rata-rata Rp30 juta-60 juta per bulan. Untuk pemasaran masih secara online ,” akunya.
Afidha mengaku, latar belakang pendidikan di SV Jurusan Bahasa Inggris sangat membantu dan mendukung dirinya dalam berkarier sebagai entrepreneur atau wirausaha.

Ditambah orang tua yang awalnya tidak mendukung, setelah melihat usahanya berkembang, akhirnya juga mendukung sehingga semakin menambah dirinya mantap menjadi wirausaha.

“Pesan untuk generasi muda yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja baik, dan kerja bijaksana. Kejarlah mimpimu setinggi dan sejauh apa pun itu. Kejar, harus berlari tanpa kenal lelah. Ada kalanya jatuh, bosan tapi ketika keyakinanmu kuat, kamu akan mendapatkannya,” pesannya. (Priyo Setyawan)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelatihan Kewirausahaan...
Pelatihan Kewirausahaan Digital untuk UMKM
Bimbingan Kewirausahaan...
Bimbingan Kewirausahaan untuk Siswa SMA dan SMK
Sinergi PJI, Zurich,...
Sinergi PJI, Zurich, Starbucks, dan AIG Bawa Pelajar ke Kompetisi Wirausaha Global
Hasilkan Wirausaha Muda...
Hasilkan Wirausaha Muda Pemula, Kemenpora Kembali Gelar Kuliah Kewirausahaan
Keind Tunjuk Hendy Setiono...
Keind Tunjuk Hendy Setiono sebagai WKU Kewirausahaan, Siap Perkuat UMKM
Libatkan Ribuan UMKM,...
Libatkan Ribuan UMKM, Pesta Wirausaha Nasional Akan Digelar di Bandung
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
40 menit yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
47 menit yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
2 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
2 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
3 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
3 jam yang lalu
Infografis
Ingin Beli Mobil Baru,...
Ingin Beli Mobil Baru, Simak Dulu Aturan PPnBM Terbaru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved