Garap Hunian Dekat Stasiun Kereta, BUMN Kucurkan Rp6 Triliun

Senin, 10 Desember 2018 - 15:48 WIB
Garap Hunian Dekat Stasiun...
Garap Hunian Dekat Stasiun Kereta, BUMN Kucurkan Rp6 Triliun
A A A
TANGERANG - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno menerangkan, proyek pembangunan hunian dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) di Kawasan Tangerang Selatan diproyeksikan menelan biaya sangat besar. Sambung dia menyebutkan, investasi yang digelontorkan untuk pembangunan pada tiga stasiun mencapai senilai Rp6 triliun.

"Bersama-sama HK Perumnas dan Adhi, total investasi sekitar Rp6 triliun. Dan kalau di sini hampir tiga setengah," ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno di Jakarta, Senin (10/12/2018).

Setelah sebelumnya memulai pembangunan di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan, dan Pondok Cina, Depok, kini hunian dengan konsep TOD dilaksanakan di Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan, Banten. Selain di Rawa Buntu, peresmian pembangunan TOD juga dilakukan di Stasiun Jurangmangu dan Cisauk, Banten. TOD Jurangmangu akan dibangun PT Hutama Karya melalui anak usaha PT HK Realtindo.

Dalam kesempatan yang sama, Direksi PT HK Realtindo Bintang Perbowo menjelaskan, bahwa pelaksanaan pembangunan akan dilakukan dengan dua tahap, tahap pertama akan dilakukan optimalisasi stasiun dan dibangun tiga tower Apartemen dengan kapasitas sekitar 1.500 unit dengan total investasi sekitar Rp891 Miliar.

Sekitar 30% atau sekitar 450 unit, hunian ini untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Jakarta dan sekitarnya untuk bisa memiliki hunian yang layak. "Hunian untuk MBR tersebut akan dijual dengan harga Rp 8 juta per meter persegi dengan luas mulai dari 32 meter persegi," paparnya

Saat ini, perizinan hunian terintegrasi Stasiun Jurangmangu masih dalam proses. Pembangunan rencananya akan dimulai pada semester 1 tahun 2019 dan ditargetkan selesai pada tahun 2023. Sedangkan Tahap kedua sekitar 2.300 unit akan dilaksanakan setelah seluruh pembangunan tahap pertama selesai dilakukan.

Sementara itu, di Stasiun Cisauk pengembangan hunian terintegrasi transportasi dilakukan oleh PT Adhi Commuter Properti, yang merupakan anak usaha dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk. dengan nama Cisauk Point. “Di Kawasan ini akan dibangun 6 tower dengan 2.641 unit hunian. Tahap pertama, sebanyak 832 unit dengan bauran 300 unit hunian subsidi dan 532 unit non subsidi,” jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
HUT ke-47, Perumnas...
HUT ke-47, Perumnas Tawarkan Ragam Inovasi Hunian bagi Milenial
Garap TOD Anak Usaha...
Garap TOD Anak Usaha ADHI Caplok Anak Usaha COWL
Perumnas Gelar Topping...
Perumnas Gelar Topping Off Tower Cattleya Samesta Mahata Serpong
Jababeka Komitmen Kembangkan...
Jababeka Komitmen Kembangkan Transit Oriented Development Cikarang-Jababeka
Sinar Mas Land dan Mitbana...
Sinar Mas Land dan Mitbana Bangun TOD Berkonsep Smart dan Sustainable di BSD City
Pemerintah Bangun Stasiun...
Pemerintah Bangun Stasiun KRL Jabodetabek Baru Berkonsep TOD di Bogor
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
7 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
8 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
8 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
8 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
9 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved