WIMA Dorong Kiprah Perempuan di Bidang Kemaritiman

Rabu, 12 Desember 2018 - 18:37 WIB
WIMA Dorong Kiprah Perempuan...
WIMA Dorong Kiprah Perempuan di Bidang Kemaritiman
A A A
JAKARTA - Perempuan yang aktif dalam perkumpulan Women in Maritime Indonesia (WIMA) terus mendorong keterlibatan perempuan untuk bergelut di sektor kemaritiman.

Ketua Umum WIMA, Chandra Motik mengatakan, keterlibatan perempuan dalam dunia maritim Indonesia terus menunjukkan kontribusi positif bagi pembangunan negeri.

"Kami berharap nantinya dorongan pemberdayaan perempuan akan semakin besar dan berdampak positif terhadap kemajuan dunia maritim Indonesia dan menyongsong Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia," ujarnya dalam diskusi WIMA di Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Saat ini, kata Chandra Motik, sejumlah perempuan sudah mulai banyak bekerja di bidang maritim. Mulai dari nahkoda, ABK, hingga ketua Indonesian National Shipowners Association (INSA), dijabat Carmelita Hartoto. Bahkan kementerian yang mengurusi Kelautan dan Perikanan, saat ini juga dipimpin perempuan, yakni Susi Pudjiastuti.

"Indonesia telah ditunjuk PBB menjadi pilot project kesetaraan perempuan menjadi 50:50. Kesetaraan soal maritim kita sudah lumayan. Kita kedua, setelah Filipina," jelasnya.

Sementara itu, pendiri Wahid Institute, Yenny Wahid menilai, peran perempuan dalam industri maritim nasional belum optimal dan masih bisa ditingkatkan lagi. Dia menilai perempuan bisa lebih aktif dari lelaki selama tak risau dengan kodratnya.

"Perempuan itu pada dasarnya sama dengan lelaki. Hanya ada perbedaan dan itu disebut kodrat. Kodrat harus diterima, selebihnya ya mari berkreasi dalam bidang apapun, termasuk sektor maritim ini," ujarnya.

Dia menambahkan, masa depan yang sarat teknologi nantinya bukan lagi ditentukan kekuatan otot tapi kekuatan mental, maka perempuan punya peluang lebih besar dalam industri maritim.

"Kalau sudah kekuatan mental, individunya bisa laki-laki bisa perempuan punya potensi yang sama ke depan. Saya katakan dunia akan dikuasai oleh teknologi artificial intelligence dan kalau sudah seperti itu gender bukan jadi penghalang lagi," pungkasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Maritime Hackathon 2021,...
Maritime Hackathon 2021, Ini Dia 10 Finalis dan Karya Terbaiknya
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Sri Sultan HB X Akan...
Sri Sultan HB X Akan Orasi Ilmiah di Maritime Road Map 2045 Symposium
Serba-serbi Beasiswa...
Serba-serbi Beasiswa British Council for Women in STEM
Raih Trofi IBW 2022,...
Raih Trofi IBW 2022, Cicit Soekarno: Senang Juga Terima Penghargaan Ini
Urgensi Majelis Kemaritiman...
Urgensi Majelis Kemaritiman Muhammadiyah
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
5 jam yang lalu
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
7 jam yang lalu
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
7 jam yang lalu
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
8 jam yang lalu
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
8 jam yang lalu
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
9 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved