Cetak Rekor Tertinggi, Pasokan LNG Rusia ke Eropa Tembus Rp122 Triliun

Senin, 13 Januari 2025 - 08:30 WIB
loading...
Cetak Rekor Tertinggi,...
Negara-negara Uni Eropa membeli volume LNG dari Rusia dalam jumlah yang sangat besar tahun lalu. FOTO/ec.europa.eu
A A A
JAKARTA - Negara-negara Uni Eropa membeli volume gas alam cair (LNG) dari Rusia dalam jumlah yang sangat besar tahun lalu, meskipun mereka telah berjanji untuk berhenti mengonsumsi bahan bakar dari negara yang terkena sanksi tersebut pada tahun 2027, The Guardian melaporkan pada hari Kamis, mengutip data dari perusahaan analisis energi Rystad Energy.

Meskipun terjadi penurunan signifikan dalam impor gas pipa dari Rusia karena konflik Ukraina dan sabotase pipa Nord Stream pada September 2022, Uni Eropa terus membeli LNG Rusia dalam jumlah yang sangat besar. Bahan bakar yang didinginkan hanya sebagian yang menjadi sasaran sanksi terbaru yang diberlakukan oleh blok tersebut.

Baca Juga: Targetkan Sektor Migas, Rusia Tak Gentar dengan Sanksi Baru AS

Data yang dilacak oleh Rystad Energy menunjukkan bahwa tanker LNG yang membawa 17,8 juta ton gas super dingin Rusia berlabuh di pelabuhan Eropa tahun lalu, mewakili kenaikan 2 juta ton dibandingkan dengan tahun 2023. Perusahaan analitik energi ini merilis data tak lama setelah Ukraina menghentikan transit gas pipa Rusia melalui wilayahnya ke blok tersebut.

Kiev membatalkan kontrak transit lima tahunan dengan raksasa energi Rusia Gazprom pada akhir 2024, menghentikan aliran gas alam dari Rusia ke Rumania, Polandia, Hungaria, Slovakia, Austria, Italia, dan Moldova. Pasokan LNG Rusia ke blok tersebut tidak hanya tumbuh tetapi juga mencetak rekor tertinggi, menurut Jan- Eric Fahnrich, seorang analis gas di Rystad Energy dikutip dari Russia Today, Senin (13/1/2025).

Dia mengatakan bahwa Rusia melampaui Qatar sebagai pemasok LNG terbesar kedua di blok ini pada tahun 2024, di belakang AS. Menurut Fahnrich, Uni Eropa membeli 49,5 miliar meter kubik (bcm) gas Rusia melalui jaringan pipa tahun lalu, dan 24,2 bcm LNG, dan sebagian di antaranya diekspor kembali ke negara-negara lain.

Baca Juga: Kerugian Kebakaran Los Angeles Rp2.185 Triliun, Lampaui Bantuan AS ke Israel untuk Perang Gaza Rp290 Triliun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Rekomendasi
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Berita Terkini
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved