Aset Orang Kaya Makin Gemuk, Sinyal Membahayakan Ekonomi

Kamis, 13 Desember 2018 - 16:20 WIB
Aset Orang Kaya Makin...
Aset Orang Kaya Makin Gemuk, Sinyal Membahayakan Ekonomi
A A A
JAKARTA - Peningkatan aset bersih 50 orang terkaya Indonesia hingga mencetak rekor baru menurut ekonom menjadi sinyal membahayakan bagi perekonomian Indonesia. Alasannya Ekonom Indef Bhima Yudisthira menilai kondisi tersebut memperlihatkan akumulasi pertumbuhan ekonomi masih hanya dinikmati oleh golongan masyarakat super kaya.

“Sementara orang miskin masih terjebak di sektor komoditas perkebunan yang harganya jatuh. Ini justru sinyal yang membahayakan,” ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (13/12/1018).
(Baca Juga: Rekor Baru, Aset 50 Orang Terkaya Indonesia Capai Rp1.875 Triliun )
Lebih lanjut, terang dia distribusi 40% pendapatan masyarakat paling bawah berada di kisaran 17% dari total nasional. Dalam kurun waktu 20 tahun terakhir angkanya tidak membaik seiring dengan rasio gini yang stagnan di kisaran 0.38.

Kemudian jika harta orang kaya meningkat dengan lebih dari konsumsi rumah tangga yang berada dikisaran 5%, itu artinya golongan kaya ini naik sendiri tidak menciptakan multiplier effect ke kelompok masyarakat lainnya.

“Orang kaya di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti cenderung lebih cepat melakukan diversifikasi sektor, dari komoditas ke sektor yang lain. Contohnya Djarum Group dan Lippo grup masuk ke bisnis e-commerce dan fintech,” tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
5 menit yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
3 jam yang lalu
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved