Rupiah Masih Menghijau di Akhir Sesi Saat Dolar Ambles

Rabu, 19 Desember 2018 - 17:21 WIB
Rupiah Masih Menghijau...
Rupiah Masih Menghijau di Akhir Sesi Saat Dolar Ambles
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Rabu (19/12/2018) masih menghijau hingga akhir sesi untuk meneruskan raihan positif tengah pekan ini. Membaiknya kurs rupiah terjadi saat dolar ambles seiring sikap hati-hati investor menanti kebijakan terbaru The Fed.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi perdagangan sore menjaga penguatan di level Rp14.433/USD atau masih lebih baik dari sebelumnya Rp14.495/USD. Rupiah sepanjang hari ini bergerak pada level Rp14.330 hingga Rp14.521/USD.

Menurut data Bloomberg rupiah terus melaju di zona hijau untuk kemudian menjadi Rp14.438/USD dibandingkan kemarin Rp14.501/USD. Posisi tersebut menanjak naik dengan pergerakan harian rupiah di kisaran Rp14.352-Rp14.438/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini masih menguat ke level Rp14.587/USD, dibandingkan sesi sebelumnya Rp14.687/USD. Peringkat ini menunjukkan mata uang Garuda semakin nyaman untuk jadi sinyal pemulihan.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada jalur perbaikan usai melesat ke level Rp14.380/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah melawan balik dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp14.523/USD.

Di sisi lain, Dolar jatuh pada perdagangan Rabu karena investor memprediksi bahwa Federal Reserve bakal memperlambat laju kenaikan suku bunga pada pertemuan yang terus dipantau. Kondisi tersebut memberikan tekanan kepada dolar terhadap rival-rivalnya pada sesi tengah pekan hari ini.

Pembuat kebijakan Fed secara luas diperkirakan akan menaikkan suku untuk keempat kalinya tahun ini, tetapi juga menyatakan kehati-hatian tentang pengetatan moneter di masa depan. Hal ini seiring dengan kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan global.

Yen Jelang dan franc Swiss masing-masing bertambah sedikit lebih tinggi 0,1% saat berhadapan dengan dolar, dengan masing-masing bertengger ke level 112,33 dan 0,9916 untuk melanjutkan tren kenaikan tiga hari beruntun. Indeks dolar turun 0,3% pada posisi 96,77 mendekati posisi terendah satu pekan untuk memperpanjang kerugian di hari kedua.

Pada tempat lain, euro mencapai posisi tertinggi satu minggu di 1,1405 terhadap USD atau naik 0,3%. Mata uang tunggal telah menikmati uptick langka dalam tiga sesi terakhir karena dolar bergulat dengan hasil yang lebih rendah dan risiko kebijakan moneter.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
5 menit yang lalu
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
1 jam yang lalu
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
2 jam yang lalu
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
2 jam yang lalu
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
2 jam yang lalu
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved