Setelah Terperosok, Harga Minyak Kembali Rebound

Rabu, 26 Desember 2018 - 10:20 WIB
Setelah Terperosok,...
Setelah Terperosok, Harga Minyak Kembali Rebound
A A A
SEOUL -
Harga minyak dalam perdagangan hari ini bervariasi tipis setelah harga minyak patokan AS mengalami rebound dari penurunan tajam pada sesi sebelumnya. Di sisi lain, kekhawatiran mengenai prospek ekonomi global masih terus membayangi pasar dalam jangka panjang.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS CLc1, naik USD35 sen, atau 0,82% ke USD42,88 per barel dan bahkan sempat naik 2% dari penutupan terakhirnya. Sebelumnya, harga minyak patolan AS itu telah merosot 6,7% di sesi sebelumnya menjadi USD42,53 per barel, terendah sejak Juni 2017.

Sementara itu, minyak mentah berjangka Brent LCOc1 turun USD16 sen atau 0,32% menjadi USD50,31 per barel, setelah tergelincir 6,2% pada sesi sebelumnya menjadi USD50,47 per barel, terlemah sejak Agustus 2017.

Pasar keuangan yang lebih luas telah berada di bawah tekanan atas kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global di tengah suku bunga AS yang lebih tinggi dan sengketa perdagangan AS-China.

"Ekuitas berjangka AS diperdagangkan sedikit menguat pagi ini memicu sedikit minat beli di pasar minyak," kata Stephen Innes, kepala perdagangan untuk Asia-Pasifik di pialang berjangka Oanda di Singapura seperti dilansir Reuters, Rabu (26/12/2018).

Tetapi Innes menambahkan kekhawatiran makroekonomi akan terus berlanjut kecuali Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) meyakinkan pasar akan kelangsungan hidup pemotongan pasokan mereka dan bahkan memaksakan yang lebih dalam seperti yang disarankan oleh beberapa anggota. OPEC dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia setuju bulan ini untuk memotong produksi minyak sebesar 1,2 juta barel per hari dari Januari.

Di bagian lain, gejolak politik AS yang dipicu oleh penutupan sebagian pemerintah federal juga menambah kekhawatiran pasar. Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Selasa (25/12) bahwa penutupan dapat berlangsung sampai permintaannya untuk uang tembok perbatasan AS-Meksiko dipenuhi.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Menggeliat,...
Ekonomi China Menggeliat, Harga Minyak Dunia Menguat
Defisit Anggaran Rusia...
Defisit Anggaran Rusia Diramal Meledak Capai Rp760 Triliun, Ini Sebabnya
Harga Minyak Koreksi,...
Harga Minyak Koreksi, Tren Suku Bunga Tinggi Ancam Pertumbuhan Ekonomi
Harga Minyak Turun Akibat...
Harga Minyak Turun Akibat Kekhawatiran Resesi Global
Harga Minyak Dunia Merangkak...
Harga Minyak Dunia Merangkak Saat Hambatan Ekonomi Membebani Permintaan
Daftar Negara-negara...
Daftar Negara-negara yang Paling Menderita Saat Harga Minyak Sentuh USD100/Barel
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
47 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved