Fase II MRT, Gardu Listrik Bawah Tanah Digarap Kontraktor Lokal

Kamis, 27 Desember 2018 - 19:11 WIB
Fase II MRT, Gardu Listrik...
Fase II MRT, Gardu Listrik Bawah Tanah Digarap Kontraktor Lokal
A A A
JAKARTA - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta akan segera melakukan groundbreaking jalur fase II yang menghubungkan Bundaran HI hingga Jakarta Kota pada Januari 2019 mendatang. Namun terlebih dahulu, pengerjaan fase II ini akan dimulai pada segmen CP200 alias gardu listrik bawah tanah.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandara mengatakan, pengerjaan gardu listrik bawah tanah ini nantinya akan dilakukan di kawasana Monas. Adapun kontraktornya nantinya akan dilakukan oleh kontraktor lokal. Meskipun begitu, dirinya belum menyebutkan nama dari kontraktor lokal yang akan membangun gardu listrik bawah tanah tersebut.

Namun terang dia, dipastikan kontraktor tersebut merupakan kontraktor swasta dan bukan berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya. "CP 200 kontraktor lokal sudah ada pemenangnya dan itu kontraktor lokal. Bukan BUMN," ujar William di Jakarta, Kamis (27/12/2018).

Saat ini, Ia mengaku pihaknya tengah mempersiapkan untuk melakukan penandatanganan kontrak dengan kontraktor lokal tersebut. Rencananya penandatanganan kontrak akan dilakuakan dalam beberapa hari kedepan sebelum pergantian tahun. "Beberapa hari kedepan kita akan tanda tangan kontak," ucapnya.

Menurut William dipilihnya kontraktor lokal untuk menggarap proyek gardu listrik bawah tanah tersebut sudah mendapatkan restu dari JICA. JICA menyebut jika pengerjaan proyek ini sudah cukup untuk dikerjakan oleh kontraktor lokal. "Ini teknologinya tidak perlu dikerjakan oleh Jepang dan bisa dikerjakan oleh kontraktor lokal," jelasnya.

William menambahkan, setelah pembangunan gardu listrik bawah tanah, pihaknya juga akan lanjutkan ground breakin-ground breaking selanjutnya. Namun dirinya mengakui ada satu segmen yang belum bisa dilakukan pengerjaannya yakni pada CP 204. "CP 200 Kalo paket I fase I dari CP 101 sampe 108. Kalo fase II dari CP 200 sampe CP208. Untuk sementara 204 belum kita lanjutkan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengenal Perbedaan antara...
Mengenal Perbedaan antara MRT, LRT dan KRL Commuter Line
MRT Jakarta Siap Sulap...
MRT Jakarta Siap Sulap Terminal Blok M Jadi Kawasan TOD Modern
Intip 11 Proyek TOD...
Intip 11 Proyek TOD MRT Jakarta, Dua Sudah Rampung
Kawasan TOD di Jakarta...
Kawasan TOD di Jakarta Dibangun Sepanjang Jalur MRT
Proyek MRT Fase 2A Tahun...
Proyek MRT Fase 2A Tahun Ini Ditargetkan Capai 23%
MRT Jakarta Optimistis...
MRT Jakarta Optimistis Angkut 30 Juta Penumpang di Tahun 2023
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved