Rupiah di Awal Perdagangan 2019 Tampil Perkasa Saat Yen Tekan Dolar

Rabu, 02 Januari 2019 - 10:21 WIB
Rupiah di Awal Perdagangan...
Rupiah di Awal Perdagangan 2019 Tampil Perkasa Saat Yen Tekan Dolar
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dibuka tampil perkasa untuk mengawali perdagangan 2019, Rabu (2/1/2019) untuk menjadi sinyal positif dalam lembaran tahun baru. Penguatan kurs rupiah mengiringi lonjakan Yen yang menekan dolar pada sesi pagi perdagangan hari ini.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka menguat menjadi Rp14.465/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dibandingkan posisi perdagangan akhir tahun 2018 di level Rp14.481/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga lebih tinggi ke posisi Rp14.465/USD. Rupiah menunjukkan perlawanan di awal tahun baru untuk menjadi sinyal positif agar terus di zona hijau usai sebelumnya parkir di level Rp14.587/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi juga membaik Rp14.475/USD dengan pergerakan harian Rp14.375 hingga Rp14.475/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal berbaliknya rupiah, meski tidak terlalu besar setelah menutup 2018 di posisi Rp14.563/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange melompat ke level Rp14.446/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.568/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.439-Rp14.488/USD.

Sementara itu seperti dilansir Reuters, Dolar melemah terhadap Yen Jepang pada perdagangan Rabu dengan kecenderungan para pelaku pasar sedikit hati-hati dalam sesi perdagangan pertama tahun baru. Kondisi ini di tengah kekhawatiran yang lebih luas tentang pertumbuhan ekonomi global, penutupan pemerintah AS dan lambatnya kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Mata uang safe-haven Yen tercatat naik 0,1% terhadap dolar AS menjadi 109,60 di awal perdagangan Asia. Volume perdagangan tetap ringan karena pasar global dibuka kembali setelah hari libur umum Tahun Baru. Sedangkan pasar saham patokan Jepang yakni indeks Nikkei masih ditutup pada hari Rabu.

Yen telah menguat selama tiga minggu berturut-turut karena sentimen risiko mengguncang pasar keuangan. Namun, para pelaku pasar tetap khawatir tentang prospek investasi yang lebih luas, harapan baru untuk penyelesaian sengketa perdagangan AS-China telah memberikan beberapa alasan untuk optimisme.

Pada hari Minggu, Presiden AS Donald Trump mengindikasikan bahwa ada kemajuan yang telah dibuat menuju penyelesaian potensial dari ketegangan perdagangan yang telah mengganggu pasar saham selama tahun 2018. Tercatat pada bulan Desember, greenback melemah sekitar 3,8% versus Yen. Pada hari Rabu, indeks dolar sedikit lebih rendah dari penutupan Senin, menjadi 96,08.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
9 jam yang lalu
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
9 jam yang lalu
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
9 jam yang lalu
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
9 jam yang lalu
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
11 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved