IHSG Akhir Pekan Dibuka Turun 14,650 Poin, Bursa Jepang Anjlok 3,27%
Jum'at, 04 Januari 2019 - 09:36 WIB
IHSG Akhir Pekan Dibuka Turun 14,650 Poin, Bursa Jepang Anjlok 3,27%
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (4/1/2018) dibuka menyusut untuk menghentikan raihan positif sepanjang hari kemarin. Pagi ini, IHSG dibuka melemah 14,650 poin yang setara 0,235% menjadi 6.206,36.
Sementara kemarin pada hari kedua perdagangan tahun baru 2019, bursa saham Tanah Air berakhir melesat untuk terus menjaga tren penguatan. Pada akhir sesi, IHSG ditutup menanjak naik 39,83 poin atau 0,64% ke level 6.221,01.
Penurunan IHSG pagi ini dipicu antara lain oleh kejatuhan harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Bank Bank Central Asia Tbk (BBCA), H.M. Sampoerna Tbk (HMSP) dan Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
Hingga pukul 09.26 WIB, harga saham UNVR turun 0,95% jadi Rp47.050 per unit. Adapun harga saham BBCA turun 0,77% ke Rp25.700, HMSP turun 1,03% ke Rp3.850, dan TLKM turun 1,07% jadi Rp3.700 per saham.
Di sisi lain pasar saham Asia diperdagangkan lebih rendah pada perdagangan, Jumat setelah penurunan tajam bursa saham Amerika Serikat (AS) dalam sesi semalam, terimbas peringatan penurunan pendapatan kuartalan dari Apple. Kondisi itu kemudian memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global.
Indeks Nikkei Jepang ambruk hingga 3,27% di sesi pagi, sementara indeks Topix juga merosot tajam mencapai 2,3% dengan hampir semua sektor mengalami kejatuhan cukup dalam. Konglomerat Jepang, Softbank turun 5,23% dan Fast Retailing, yang membawahi ritel pakaian Uniqlo menyusut 6,21%.
Selanjutnya indeks Kospi di Korea Selatan tergelincir sekitar 0,1%. Tren negatif juga terlihat pada saham-saham di Australia yang berjatuhan untuk membuat indeks patokan ASX 200 turun 0,89% terimbas kebanyakan sektor mengalami kerugian. Subindex keuangan yang sangat tertekan turun 0,79% begitu juga dengan empat saham bank besar.
Grup Perbankan Australia dan Selandia Baru tergelincir 0,66%, Commonwealth Bank of Australia merosot 0,6% serta Westpac turun 0,4% dan National Australia Bank lebih rendah 0,21%. Pasar saham daratan China juga jatuh dalam sesi pembukaan, sedangkan indeks Hang Seng di Hong Kong melawan baik usai meningkat 0,1%.
Sementara kemarin pada hari kedua perdagangan tahun baru 2019, bursa saham Tanah Air berakhir melesat untuk terus menjaga tren penguatan. Pada akhir sesi, IHSG ditutup menanjak naik 39,83 poin atau 0,64% ke level 6.221,01.
Penurunan IHSG pagi ini dipicu antara lain oleh kejatuhan harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Bank Bank Central Asia Tbk (BBCA), H.M. Sampoerna Tbk (HMSP) dan Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
Hingga pukul 09.26 WIB, harga saham UNVR turun 0,95% jadi Rp47.050 per unit. Adapun harga saham BBCA turun 0,77% ke Rp25.700, HMSP turun 1,03% ke Rp3.850, dan TLKM turun 1,07% jadi Rp3.700 per saham.
Di sisi lain pasar saham Asia diperdagangkan lebih rendah pada perdagangan, Jumat setelah penurunan tajam bursa saham Amerika Serikat (AS) dalam sesi semalam, terimbas peringatan penurunan pendapatan kuartalan dari Apple. Kondisi itu kemudian memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global.
Indeks Nikkei Jepang ambruk hingga 3,27% di sesi pagi, sementara indeks Topix juga merosot tajam mencapai 2,3% dengan hampir semua sektor mengalami kejatuhan cukup dalam. Konglomerat Jepang, Softbank turun 5,23% dan Fast Retailing, yang membawahi ritel pakaian Uniqlo menyusut 6,21%.
Selanjutnya indeks Kospi di Korea Selatan tergelincir sekitar 0,1%. Tren negatif juga terlihat pada saham-saham di Australia yang berjatuhan untuk membuat indeks patokan ASX 200 turun 0,89% terimbas kebanyakan sektor mengalami kerugian. Subindex keuangan yang sangat tertekan turun 0,79% begitu juga dengan empat saham bank besar.
Grup Perbankan Australia dan Selandia Baru tergelincir 0,66%, Commonwealth Bank of Australia merosot 0,6% serta Westpac turun 0,4% dan National Australia Bank lebih rendah 0,21%. Pasar saham daratan China juga jatuh dalam sesi pembukaan, sedangkan indeks Hang Seng di Hong Kong melawan baik usai meningkat 0,1%.
(akr)
Lihat Juga :