Harga Emas Antam Melesat, Emas Dunia Sentuh Level Tertinggi Enam Bulan
Jum'at, 04 Januari 2019 - 11:29 WIB
Harga Emas Antam Melesat, Emas Dunia Sentuh Level Tertinggi Enam Bulan
A
A
A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT. Aneka Tambang Tbk (Antam) pada awal perdagangan akhir pekan, dibuka melesat naik seiring kemerosotan ekuitas global. Sementara itu harga emas dunia melompat tinggi hingga menyentuh level terbaik dalam enam bulan setengah saat bursa saham Amerika Serikat (AS) terkapar.
Dikutip dari laman resmi Logammulia.com, Jumat (4/1/2019) harga emas ukuran satu gram meningkat Rp5.000 menjadi Rp679.000 per gram dibandingkan penutupan kemarin Rp674.000/gram. Raihan positif juga diperlihatkan harga buyback emas Antam yang terdongkrak ke posisi Rp599.000/gram dari sesi penurupan sebelumnya Rp595.000 per gram.
Selanjutnya emas dengan ukuran 0,5 gram dihargai sebesar Rp368.500 sedangkan pada ukuran 2 gram dibanderol Rp1.306.000. Harga emas 3 gram dipatok pada posisi Rp1.939.000 untuk mengiringi emas ukuran 5 gram seharga Rp3.214.000.
Sementara harga emas 10 gram dijual Rp6.340.000 ketika ukuran emas 25 gram dijual Rp15.687.500 pada perdagangan tengah pekan. Harga emas 50 gram dihargai sebesar Rp31.255.000 saat emas 100 gram dijual dengan harga sebesar Rp61.390.000.
Harga emas 250 gram mencapai Rp155.587.500 dengan emas ukuran 500 gram dihargai Rp310.875.000. Ada juga ukuran 1.000 yang dijual mencapai Rp621.600.000 dengan kecenderungan meroket dari kemarin. Posisi harga jual emas Antam di Pulogadung juga diperdagangkan menanjak hingga level Rp672.000 per gram.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, harga emas naik ke posisi tertinggi dalam enam setengah bulan pada hari Jumat karena jatuhnya pasar saham AS seiringi data yang menunjukkan perlambatan sektor manufaktur. Hal itu membuat para pelaku pasar mengantisipasi pelemahan ekonomi global.
Kondisi tersebut menempatkan logam safe haven di jalurnya untuk kenaikan mingguan ketiga. Harga emas di pasar spot meningkat 0,3% menjadi USD1.297,20 per ons pada pukul 0112 GMT, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak pertengahan Juni di USD1.298,34.
Logam telah meningkat lebih dari 1% sepanjang pekan ini. Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat juga tercatat lebih tinggi 0,3% ke posisi USD1.298,70 per ons. Sementara Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, sedikit lebih rendah di awal perdagangan Asia.
Dikutip dari laman resmi Logammulia.com, Jumat (4/1/2019) harga emas ukuran satu gram meningkat Rp5.000 menjadi Rp679.000 per gram dibandingkan penutupan kemarin Rp674.000/gram. Raihan positif juga diperlihatkan harga buyback emas Antam yang terdongkrak ke posisi Rp599.000/gram dari sesi penurupan sebelumnya Rp595.000 per gram.
Selanjutnya emas dengan ukuran 0,5 gram dihargai sebesar Rp368.500 sedangkan pada ukuran 2 gram dibanderol Rp1.306.000. Harga emas 3 gram dipatok pada posisi Rp1.939.000 untuk mengiringi emas ukuran 5 gram seharga Rp3.214.000.
Sementara harga emas 10 gram dijual Rp6.340.000 ketika ukuran emas 25 gram dijual Rp15.687.500 pada perdagangan tengah pekan. Harga emas 50 gram dihargai sebesar Rp31.255.000 saat emas 100 gram dijual dengan harga sebesar Rp61.390.000.
Harga emas 250 gram mencapai Rp155.587.500 dengan emas ukuran 500 gram dihargai Rp310.875.000. Ada juga ukuran 1.000 yang dijual mencapai Rp621.600.000 dengan kecenderungan meroket dari kemarin. Posisi harga jual emas Antam di Pulogadung juga diperdagangkan menanjak hingga level Rp672.000 per gram.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, harga emas naik ke posisi tertinggi dalam enam setengah bulan pada hari Jumat karena jatuhnya pasar saham AS seiringi data yang menunjukkan perlambatan sektor manufaktur. Hal itu membuat para pelaku pasar mengantisipasi pelemahan ekonomi global.
Kondisi tersebut menempatkan logam safe haven di jalurnya untuk kenaikan mingguan ketiga. Harga emas di pasar spot meningkat 0,3% menjadi USD1.297,20 per ons pada pukul 0112 GMT, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak pertengahan Juni di USD1.298,34.
Logam telah meningkat lebih dari 1% sepanjang pekan ini. Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat juga tercatat lebih tinggi 0,3% ke posisi USD1.298,70 per ons. Sementara Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, sedikit lebih rendah di awal perdagangan Asia.
(akr)
Lihat Juga :