Rupiah Sesi I Melesat ke Level Rp14.003/USD, IHSG Berdiri Kokoh

Senin, 07 Januari 2019 - 13:04 WIB
Rupiah Sesi I Melesat...
Rupiah Sesi I Melesat ke Level Rp14.003/USD, IHSG Berdiri Kokoh
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan sesi I hari ini, Senin (7/1/2019) terus melesat tinggi hingga berada dalam level terbaiknya. Tren positif mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga berdiri kokoh pada zona hijau.

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I melaju hingga menyentuh posisi Rp14.003/USD atau jauh menguat dari posisi penutupan sebelumnya Rp14.265/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.990 hingga Rp14.345/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini melompat tinggi ke level Rp14.024/USD atau tampil perkasa dibandingkan penutupan akhir pekan kemarin di posisi Rp14.270/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.021-Rp14.184/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah pada perdagangan siang ini berada di level Rp14.024/USD atau menjadi sinyal perlawanan balik dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp14.270/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah terlihat tertahan di level Rp14.105/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah melesat membaik dari posisi sebelumnya Rp14.350/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini menguat dengan bertambah 49,35 poin atau setara 0,79% untuk berdiri kokoh pada level 6.323,89 setelah pagi tadi dibuka meningkat naik 74,349 poin menjadi 6.347,721 poin dibandingkan penutupan Jumat (4/1) sebesar 6.274,54.

Sektor saham dalam negeri hampir secara keseluruhan berada dalam zona hijau dipimpin kenaikan tertinggi sektor perkebunan sebesar 1,47% dan properti yang bertambah 1,21%. Sementara, satu-satunya sektor yang menyusut adalah aneka industri minus 0,67%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,95 triliun dengan 7,59 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp229,84 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,00 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,22 triliun. Tercatat 263 saham naik, 144 saham turun dan 151 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Gara, Tbk (GGRM), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL). Selanjutnya saham-saham dengan pelemahan yakni PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) serta PT Astra International Tbk. (ASII).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Terkoreksi, Asing...
IHSG Terkoreksi, Asing Justru Antusias Beli Saham
Pembatasan Aktivitas...
Pembatasan Aktivitas Diambil Pemerintah, IHSG Ditutup Ambruk 1,17%
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
16 menit yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
49 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved