SILO Anggarkan Investasi Rp1 Triliun

Rabu, 09 Januari 2019 - 05:35 WIB
SILO Anggarkan Investasi...
SILO Anggarkan Investasi Rp1 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) pada tahun ini merencanakan modernisasi peralatan medis. Perseroan menyiapkan investasi sebesar Rp1 triliun yang akan digunakan untuk peremajaan medical equipment, pengadaan medical equipment baru dan merampungkan konstruksi rumah sakit baru.

Hingga saat ini, SILO telah mengelola sebanyak 33 rumah sakit di 24 kota dan 16 klinik di 8 kota yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Kami memiliki 6.800 kapasitas tempat tidur dan didukung 2.700 spesialis dan dokter umum serta 10.000 perawat dan staf pendukung," ujar Corporate Secretary SILO, Jimmy Rambing, di Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Disamping itu, maraknya sejumlah rumah sakit yang menghentikan layanan terhadap pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan karena berbagai hal menjadi kendala bagi masyarakat sebagai pengguna layanan kesehatan. Kondisi ini menyulitkan pasien karena mengurangi pilihan fasilitas kesehatan.

Situasi perkembangan terkait BPJS Kesehatan tersebut tidak mempengaruhi komitmen perseroan dalam memberikan layanan kesehatan terbaik bagi para peserta BPJS Kesehatan.

Menurut dia, layanan terhadap peserta BPJS Kesehatan merupakan bagian dari dukungan Siloam terhadap program pemerintah yang tercakup dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Publik bisa melihat komitmen kami dalam melayani peserta BPJS Kesehatan. Hingga saat ini, tidak ada rumah sakit di bawah bendera Siloam yang putus kontrak dengan BPJS Kesehatan," kata dia.

Jimmy menambahkan, perseroan terus melakukan ekspansi layanan terhadap para peserta BPJS Kesehatan melalui pengembangan kerjasama dengan lebih banyak rumah sakit Siloam dan pembukaan klinik-klinik di bawah bendera Siloam.

"Selain jaringan Rumah Sakit Siloam, Lippo Group juga mengembangkan jaringan Siloam Clinic yang menjadi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) BPJS Kesehatan. Klinik-klinik ini kami targetkan terus bertambah untuk melayani peserta BPJS Kesehatan," tambah Jimmy.

Menurut Jimmy, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) sebagai pengelola rumah sakit Siloam memastikan kerja sama dengan BPJS Kesehatan akan tersus berlanjut.

"Yang pasti, saat ini, hampir semua rumah sakit Siloam sudah bisa menggunakan BPJS. Kami juga yakin Siloam memiliki pengalaman bekerjasama dengan BPJS Kesehatan yang baik dan kehadiran Siloam akan mendukung pelayanan BPJS Kesehatan," pungkas Jimmy.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SILO Hadirkan Layanan...
SILO Hadirkan Layanan Kesehatan Homecare di 41 Rumah Sakit
Kembangkan Industri...
Kembangkan Industri Kesehatan, SILO Terus Berinvestasi untuk Tingkatkan Pengalaman Pasien
SILO Dorong Peningkatan...
SILO Dorong Peningkatan Layanan dan Pengalaman Pasien Melalui MySiloam
Optimalkan Kinerja,...
Optimalkan Kinerja, SILO Terapkan Empat Pilar Strategis
Wakil Wali Kota Palembang...
Wakil Wali Kota Palembang Apresiasi Kesigapan Siloam Hospitals Palembang Hadapi Covid-19
Kembangkan Industri...
Kembangkan Industri Kesehatan, Silo Dorong Peningkatan Layanan Spesialis
Berita Terkini
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
59 menit yang lalu
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
2 jam yang lalu
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
9 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
11 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
12 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
13 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved