Pacu Konektivitas, Kapal Penumpang 1.000 GT Dihibahkan ke Pemkot Aceh

Sabtu, 12 Januari 2019 - 04:07 WIB
Pacu Konektivitas, Kapal...
Pacu Konektivitas, Kapal Penumpang 1.000 GT Dihibahkan ke Pemkot Aceh
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan hibah berupa 1 (satu) unit Kapal Passenger (Kapal Penumpang) 1.000 GT (KMP.BRR) Tahun 2009 kepada Pemerintah Aceh. Sekretaris Jenderal Kemenhub Djoko Sasono kepada Plt. mengatakan kapal ini digunakan untuk meningkatkan konektivitas antara Aceh dengan pulau-pulau sekitarnya.

“Hari ini kita menandatangani berita acara serah terima KMP BRR 1.000 GT. Kapal ini memang ditujukan untuk meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antara main line dengan pulau-pulau di sekitarnya. Saat ini asetnya sudah berada di Pemerintah Aceh sehingga mempunyai fleksibilitas untuk pengelolaan, pengoperasian, perawatan serta pemanfaatannya dioptimalkan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Djoko di Jakarta, Jumat (11/1).

Dalam kesempatan tersebut, PLT Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengucapkan terima kasih kepada Kemenhub atas hibah yang diberikan kepada Pemerintah Aceh. “Atas nama Pemerintah Aceh, saya merasa sangat bersyukur dan berterima kasih atas penyerahan aset kapal motor penumpang BRR dari Kemenhub kepada Pemerintah Aceh. Ini kapal cukup besar dan manfaatnya sangat dirasakan oleh rakyat aceh,” ujar Nova.

Saat ini aceh memiliki 8 pelabuhan penyeberangan dengan 7 lintasan, 1 di antara lintasan tersebut merupakan penyebrangan antar provinsi. Selama ini ke-7 intasan tersebut hanya dilayani oleh 5 unit kapal penyeberangan. Dengan kondisi ini maka pelayanan angkutan penyebrangan di Aceh belum memadai akibat terbatasnya jumlah dan kapasitas kapal yang tersedia.

KMP BRR 1.000 GT ini sendiri merupakan barang milik negara (BMN) Ditjen Perhubungan Darat Tahun 2009 dengan nilai sebesar Rp26.426.603.700. Kapal ini sudah digunakan dan beroperasi di Provinsi Aceh sejak tahun 2011.

Kedepan Sesjen Djoko berharap kerja sama antara Kemenhub dengan Pemerintah Aceh dapat ditingkatkan terutama dalam pengembangan transportasi di Aceh. “Semoga nanti kita bisa melakukan kerjasama kedepan lebih baik.dalam upaya mengembangkan konektivitas wilayah kepulauan,” tutup Sesjen Djoko.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Kemenhub dan BKI Laksanakan...
Kemenhub dan BKI Laksanakan Program Oversight
Mudik via Laut, Pengamat...
Mudik via Laut, Pengamat Maritim Minta Keamanan dan Keselamatan Kapal Jadi Prioritas
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Bisa Tampung 1.000 Orang,...
Bisa Tampung 1.000 Orang, KM Tatamailau jadi Hotel Terapung di Ajang Sail Tidore 2022
Berita Terkini
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
11 menit yang lalu
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
37 menit yang lalu
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
1 jam yang lalu
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
1 jam yang lalu
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
1 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved