Komisi V DPR Minta Pemerintah Terlibat soal Harga Bagasi Pesawat

Sabtu, 12 Januari 2019 - 06:05 WIB
Komisi V DPR Minta Pemerintah...
Komisi V DPR Minta Pemerintah Terlibat soal Harga Bagasi Pesawat
A A A
JAKARTA - Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta agar pemerintah membuat peraturan khusus mengenai penetapan biaya bagasi yang diterapkan oleh maskapai penerbangan berbiaya hemat (low cost carrier/LCC).

Anggota Komisi V DPR, Muhidin Mohamad Said, mengatakan pemerintah harus ikut campur dalam menangani penarikan harga bagasi yang bisa membuat harga tiket pesawat menjadi mahal.

"Low cost itu pelayanan terbatas. Tapi kita perlu aturan jelas, bagaimana menetapkan biaya bagasi dan ini harus ada peraturan khusus atau tidak, pedoman dari pemerintah," ujar Muhidin saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Katanya, maskapai penerbangan jangan dibiarkan bekerja sendiri dalam menetapkan harga bagasi. Hal ini agar tidak merugikan masyarakat yang memilih untuk penerbangan murah.

"Bagasi sekian harus diatur, jangan dibiarkan maskapai kerja sendiri untuk pengelolaannya atau penetapannya. Jadi pemerintah harus terlibat, dan ini pun perlu dilakukan penetapan," sambungnya.

Menurut dia, harga yang ditetapkan maskapai penerbangan mengenai bagasi ini belum bisa terlihat, apakah itu mahal atau tidak. Sebab harga tiket pesawat yang naik seiring dengan masih adanya peak season.

"Masih kita lihat dan kita cermati, karena ini kan masih nyatu sama peak season. Jadi belum kelihatan dan penetapan itu kan berlaku pada 25 Januari nanti," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
DPR Berharap Bea Cukai...
DPR Berharap Bea Cukai Tinjau Kembali Aturan Rokok Murah
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Ketua DPR Ajak Gotong...
Ketua DPR Ajak Gotong Royong Atasi Pandemi Corona
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
27 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
54 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved