Penerimaan Industri Hulu Migas Tembus Target Capai Rp215 Triliun

Rabu, 16 Januari 2019 - 21:07 WIB
Penerimaan Industri...
Penerimaan Industri Hulu Migas Tembus Target Capai Rp215 Triliun
A A A
JAKARTA - Penerimaan negara dari industri hulu minyak dan gas bumi (Migas) sepanjang tahun 2018 meningkat signifikan mencapai USD17,5 miliar (unaudited) atau sekitar Rp215 triliun. Angka ini melampaui target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang sebesar USD11,9 miliar atau sekitar Rp160,6 triliun.

Hal ini turut berkontribusi dalam pencapaian penerimaan negara hingga 147% di atas target APBN 2018 untuk mendorong target penerimaan negara tahun 2019 menjadi sebesar USD17,5 miliar. “Melihat tren penerimaan dari hulu migas yang semakin meningkat, kami optimistis dapat mencapai, bahkan melebihi target yang ditetapkan dalam APBN 2019,” ujar Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Dwi Soetjipto di Jakarta, Rabu (16/1/2019).

Selain penerimaan negara, target lifting minyak dan gas bumi juga ditetapkan di atas target APBN 2018, dari sebelumnya sebesar 2 juta setara barel minyak per hari (boepd) menjadi 2 juta 25 ribu boepd di tahun 2019. Target lifting minyak bumi sebesar 775 ribu barel per hari (bopd) dan target lifting gas bumi sebesar 1,250 juta boepd diharapkan dapat mendukung tercapainya target penerimaan negara dan investasi.

"Investasi hulu migas tahun 2019 ditargetkan sebesar USD14,79 miliar dengan target pengembalian biaya operasi (cost recovery) dipatok sebesar USD10,22 miliar. Realisasi investasi di tahun 2018 sebesar USD12 miliar dari target dalam Work Program and Budget (WP&B) yang disepakati sebesar USD14,2 miliar atau baru mencapai 84%," jelasnya.

Belum optimalnya realisasi tersebut juga dipengaruhui cost recovery sebesar USD11,7 miliar (unaudited) atau 112% dari target APBN 2018 sebesar USD10,1 milliar. Lifting migas sebesar 96% di tahun 2018 diproyeksikan dapat meningkat didukung rencana 13 proyek onstream di tahun 2019 dengan total nilai investasi sebesar USD702 juta.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Hulu Migas...
Industri Hulu Migas RI Sudah Sumbang ke Penerimaan Negara Rp5.045 Triliun
Gagal Capai Target,...
Gagal Capai Target, Setoran Hulu Migas Turun Jadi Rp227 Triliun di 2023
Imbas Naiknya Harga...
Imbas Naiknya Harga Minyak, Penerimaan Negara dari Hulu Migas Tembus Rp62 Triliun
Transisi Energi Tak...
Transisi Energi Tak Mengurangi Peran Penting Industri Hulu Migas
Penerimaan Negara Sektor...
Penerimaan Negara Sektor Hulu Migas per September Capai Rp133 Triliun
Lifting Minyak Semester...
Lifting Minyak Semester I-2025 Capai 578 Ribu BPH, Masih di Bawah Target APBN
Berita Terkini
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
21 menit yang lalu
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
50 menit yang lalu
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
2 jam yang lalu
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
3 jam yang lalu
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
4 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved