Rupiah Tertahan di Level Rp14.186/USD, IHSG Siang Terpeleset

Jum'at, 18 Januari 2019 - 12:35 WIB
Rupiah Tertahan di Level...
Rupiah Tertahan di Level Rp14.186/USD, IHSG Siang Terpeleset
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang, Jumat (18/1/2019) masih terkapar untuk melanjutkan tren pelemahan sejak pagi tadi. Kejatuhan mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga terpeleset ke zona merah.

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I stagnan pada posisi Rp14.190/USD atau masih sama dari posisi penutupan sebelumnya. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.150 hingga Rp14.195/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp14.186/USD atau sedikit lebih baik dibandingkan penutupan kemarin di posisi Rp14.191/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.155-Rp14.195/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini berada di level Rp14.190/USD atau masih terbebani. Rupiah terlihat masih rentan terhadap setimen internal maupun eksternal.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp14.182/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah jatuh dari posisi sebelumnya Rp14.158/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang terpeleset usai kehilangan 6,99 poin atau setara 0,11% menjadi 6.416,79 setelah tadi pagi menguat pada awal sesi sebesar 26,630 poin atau 0,414% menjadi 6.450,41. Sedangkan kemarin bursa saham Tanah Air parkir di posisi 6.423,78.

Sektor saham dalam negeri mayoritas terkapar dengan sektor consumer melemah terdalam mencapai sebesar 0,78% diikuti industri dasar jatuh 0,72%. Sementara, sektor yang menguat tertinggi yakni pertambangan serta perdagangan yang masing-masing meningkat 0,97% dan 0,86%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,25 miliar dengan 6,47 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp178,38 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,38 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,20 triliun. Tercatat 220 saham naik, 183 turun dan 148 saham mendatar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Terkoreksi, Asing...
IHSG Terkoreksi, Asing Justru Antusias Beli Saham
Pembatasan Aktivitas...
Pembatasan Aktivitas Diambil Pemerintah, IHSG Ditutup Ambruk 1,17%
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
5 jam yang lalu
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
5 jam yang lalu
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
6 jam yang lalu
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
6 jam yang lalu
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
6 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
8 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved