IHSG Sesi Pagi Kembali Menguat Saat Bursa Asia Tertekan

Kamis, 24 Januari 2019 - 09:46 WIB
IHSG Sesi Pagi Kembali...
IHSG Sesi Pagi Kembali Menguat Saat Bursa Asia Tertekan
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan, Kamis (24/1/2019) dibuka kembali menguat setelah kemarin sempat tergelincir ke zona merah. Bursa saham Tanah Air pagi ini menguat 10,86 poin atau 0,17% ke level 6.462,03.

Sementara pada perdagangan kemarin IHSG pada akhir sesi tengah pekan, Rabu (23/1) ditutup merosot setelah melaju nyaman di zona hijau pada sesi sebelumnya. Pada perdagangan sore, bursa saham Tanah Air ditutup turun 17,392 poin atau 0,269% menjadi 6.451,17.

Pada hari ini, sektor saham dalam negeri terlihat berada dalam jalur positif dipimpin sektor perdagangan mencetak kenaikan tertinggi 1,05% diikuti properti meningkat 0.66%. Sedangkan pelemahan terdalam menimpa sektor keuangan usai kehilangan 0,89% serta industri dasar jatuh 0,35%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp98 miliar dengan 201 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp13,23 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp47,54 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp34,30 miliar. Tercatat 103 saham naik, 12 saham turun dan 59 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) naik Rp1.000 menjadi Rp82.900, PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) bertambah Rp300 menjadi Rp4.830 dan PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) meningkat Rp135 ke posisi Rp695.

Saham lainnya yang melemah yakni PT Siantar Top Tbk. (STTP) turun Rp190 menjadi Rp3.200, PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) menyusut Rp75 ke level Rp6.525 serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) jatuh Rp50 menjadi Rp9.000.

Di sisi lain, bursa saham Asia diperdagangkan hati-hati pada Kamis pagi di tengah ketidakpastian seputar prospek ekonomi global dan juga konflik perdagangan AS-China yang sedang berlangsung. Komposit Shanghai terpantau tergelincir sekitar 0,1% dan Komposit Shenzhen merosot 0,231%.

Sedangkan Indeks Hang Seng, Hong Kong sebagian besar cenderung mendatar. Kejatuhan juga terlihat pada indeks Nikkei 225 Jepang yang tergelincir 0,26% pada perdagangan pagi hari sementara indeks Topix pulih dari kerugian sebelumnya untuk naik secara fraksional.

Namun, di Korea Selatan, indeks Kospi naik sekitar 0,3% karena saham pembuat chip SK Hynix melonjak lebih dari 3% meskipun melaporkan pendapatan kuartalan yang di bawah ekspektasi. Perusahaan menghubungkan penurunan laba - yang pertama dalam dua tahun ini - karena harga chip yang lebih rendah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembatasan Aktivitas...
Pembatasan Aktivitas Diambil Pemerintah, IHSG Ditutup Ambruk 1,17%
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
IHSG Balik Perkasa Pagi...
IHSG Balik Perkasa Pagi Ini, Dibuka Sentuh Level 6.115
Borong 5 Saham Ini di...
Borong 5 Saham Ini di Tengah Tren Menghijau IHSG
Wow! IHSG Akhir Pekan...
Wow! IHSG Akhir Pekan Tembus Level 6.208
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
2 jam yang lalu
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
2 jam yang lalu
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
2 jam yang lalu
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
3 jam yang lalu
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved