Rupiah Tampil Perkasa di Awal Sesi, Dolar Tergelincir

Kamis, 24 Januari 2019 - 10:20 WIB
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Sesi, Dolar Tergelincir
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Kamis (24/1/2019) dibuka perkasa untuk memanfaatkan pelemahan dolar terhadap mata uang utama lainnya. Penyusutan mata uang Negeri Paman Sam dipengaruhi kekhawatiran atas pertumbuhan global, penutupan pemerintah federal AS dan pembicaraan perdagangan AS dan China.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka menguat menjadi Rp14.141/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah melaju nyaman di zona hijau untuk meneruskan kinerja pemulihan kemarin Rp14.188/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga menjaga tren positif ke posisi Rp14.135/USD. Rupiah menunjukkan penguatan menjelang akhir pekan untuk menjadi sinyal perbaikan usai sebelumnya parkir di level Rp14.210/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi juga melompat menjadi Rp14.150/USD dengan pergerakan harian Rp14.115 hingga Rp14.210/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal kebangkitan rupiah, setelah kemarin Rp14.185/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange melesat ke level Rp14.150/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.187/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.126-Rp14.150/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar melemah terhadap rekan-rekannya pada hari Kamis, karena kekhawatiran atas pertumbuhan global, penutupan pemerintah federal AS. Ditambah kecemasan atas situasi terbaru pembicaraan perdagangan AS dan China untuk menahan gerakan greenback.

Dolar Aussie 0,2% lebih tinggi pada posisi 0,7156 terhadap USD didukung oleh data pekerjaan saat dolar kiwi naik 0,1% menjadi 0,6793 saat melawan dolar. Penutupan sebagian pemerintah federal AS, sekarang telah memasuki hari ke-34 untuk menjadi sentimen negatif bagi investor.

Dalam perdagangan Asia, Yen Jepang terpantau sedikit lebih tinggi di level 109,54 setelah melemah 0,2% versus greenback di sesi sebelumnya. Indeks dolar yang mengukur nilainya versus enam mata uang utama sedikit lebih rendah di 96,10.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
2 jam yang lalu
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
2 jam yang lalu
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
2 jam yang lalu
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
3 jam yang lalu
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved