Rini: Industri Pertahanan Butuh Dukungan Kemenhan

Jum'at, 25 Januari 2019 - 06:24 WIB
Rini: Industri Pertahanan...
Rini: Industri Pertahanan Butuh Dukungan Kemenhan
A A A
BANDUNG - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Marini Soemarno, menyatakan industri pertahanan dalam negeri sangat butuh dukungan Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Dukungan itu bisa dilakukan dalam bentuk order produk atau lainnya.

"Kami industri pertahanan sangat butuh dukungan Kemenhan. Kalau kerjasama, kita bisa membangun industri pertahanan yang sangat kuat," kata Rini saat memberi sambutan pada penyerahan heli AKS kepada Kemenhan di Hangar PTDI, Bandung, Kamis (24/1/2019).

Dan dalam beberapa tahun terakhir, BUMN Industri Pertahanan berhasil membuat produk pertahanan yang mumpuni. Diantaranya PTDI, PT Pindad, PT PAL, Gahana, PT INTI, dan lainnya. Sebagain besar produk pertahanan BUMN diorder untuk kepentingan dalam negeri.

Lebih lanjut Rini menjelaskan, order terhadap industri pertahanan diharapkan tidak hanya dalam bentuk produk. Tetapi juga untuk perawatannya. Dia berharap, perawatan peralatan tempur tidak ke luar negeri. “Saya harap, perawatan juga. Karena biaya terbesar juga dari perawatan," tegas dia.

Pembelian 11 heli AKS kepada PTDI, kata dia, merupakan bentuk dukungan Kemenhan terhadap industri pertahanan dalam negeri. Oleh karenanya, bekerjasama dengan Kemenhan perlu dijaga dan dipertahankan.

"Saya harap, industri pertahanan bisa menghasilkan produk untuk kebutuhan dalam negeri dan negara lain. Saya yakin melihat kemampuan anak muda kita, tidak kalah dengan negara maju," beber Rini.

Menteri BUMN meminta, industri pertahanan terus berinovasi dan menghasilkan produk bermutu. Sehingga produk sama negeri bisa terus digunakan TNI. "Produk industri kita juga harus bisa menghadirkan rasa aman dan kepercayaan prajurit saat menggunakanya," timpal dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK Tetapkan Dirut PT...
KPK Tetapkan Dirut PT PAL Tersangka Kasus Korupsi PT Dirgantara Indonesia
KPK Panggil Dirut PT...
KPK Panggil Dirut PT PAL Dalami Kasus PT DI
Kasus PT DI, KPK Periksa...
Kasus PT DI, KPK Periksa Dirut PT PAL Budiman Saleh sebagai Tersangka
Ditetapkan Tersangka,...
Ditetapkan Tersangka, Dirut PT PAL Kecipratan Uang Korupsi Rp686 Juta
Berkali-kali Dipanggil...
Berkali-kali Dipanggil KPK, Dirut PT PAL Masih Saksi Korupsi PT DI
Erick Thohir Rombak...
Erick Thohir Rombak Direksi PT PAL, Ini Susunan Terbarunya
Berita Terkini
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
10 menit yang lalu
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
1 jam yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
3 jam yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
3 jam yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
4 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved