FSPPB Protes Pernyataan Inaca Sebut Harga Avtur Penyebab Tiket Naik

Sabtu, 26 Januari 2019 - 05:49 WIB
FSPPB Protes Pernyataan...
FSPPB Protes Pernyataan Inaca Sebut Harga Avtur Penyebab Tiket Naik
A A A
TANGERANG - Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) memprotes pernyataan yang mengaitkan tingginya harga tiket pesawat domestik disebabkan mahalnya harga bahan bakar avtur.

Pernyataan itu dilontarkan oleh Ketua Indonesia National Air Carrier Association (Inaca), Ari Akshara, beberapa waktu lalu. Ari membeberkan bisnis maskapai nasional dalam kondisi yang sulit.

Sehingga maskapai terpaksa menaikan harga tiket untuk menutupi biaya operasional yang kian melonjak. Disebutkan, salah satu penyebabnya itu adalah harga bahan bakar avtur yang terus naik.

Menanggapi pernyataan demikian, FSPPB langsung mengirimkan somasi dengan Nomor: 082/SCO_Somasi/I/2019, tanggal 24 Januari 2019. Surat itu ditembuskan pula kepada Menteri Perhubungan serta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

"Kami sudah mengirimkan surat Somasi kepada Inaca atas pernyataan itu," terang Janses Sihaloho, Kuasa Hukum FSPPB di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (25/1/2019).

Dikatakan Janses, pihaknya sebagai pihak yang menerima kuasa dari FSPPB memberikan peringatan atas pernyataan itu. Sehingga dalam waktu yang telah ditentukan, Inaca harus segera mengklarifikasinya dengan bentuk menarik pernyataan serta meminta maaf kepada publik.

"Harus mengklarifikasi, meminta maaf kepada publik karena telah menyebarkan informasi yang tidak benar dan menyesatkan," imbuhnya.

Menyikapi hal itu, dilanjutkan Janses, FSPPB pun mendesak agar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi turun tangan meluruskan isu mahalnya avtur Pertamina yang disebutkan Inaca menjadi penyebab naiknya harga tiket pesawat.

"FSPPB juga meminta kepada KPPU agar melakukan pemeriksaan terkait adanya indikasi persaingan usaha atas isu tersebut," tandasnya.

Sementara itu, sebagaimana telah diberitakan, Menteri Budi Karya mempersilakan KPPU memeriksa dugaan kartel soal kenaikan tiket pesawat. Namun, dia meyakini bahwa selama ini tidak ada dugaan kartel terkait kenaikan harga tiket pesawat.

Menurut Budi Karya, pernyataan tersebut muncul menyusul polemik soal tarif tiket penerbangan yang menimbulkan dugaaan praktik kartel antara sesama perusahaan penerbangan. Aroma dugaan kartel itu terindikasi dari beberapa hal, mulai dari kebijakan kenaikan dan penurunan tarif pesawat yang dilakukan secara bersama-sama oleh para maskapai.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
INACA Apresiasi Kebijakan...
INACA Apresiasi Kebijakan Kenaikan Tiket Pesawat Terkait PSBB
Animo Naik Pesawat Meningkat,...
Animo Naik Pesawat Meningkat, Maskapai Gencar Tebar Tiket Promo
INACA Minta Maskapai...
INACA Minta Maskapai Pastikan Calon Penumpang Penuhi Syarat
Tiket Pesawat Berpotensi...
Tiket Pesawat Berpotensi Naik Usai Harga Avtur Melonjak
Harga Avtur Melonjak...
Harga Avtur Melonjak 70% Imbas Perang AS-Iran, Maskapai Teriak Minta Kenaikan Tiket Pesawat
Pemerintah Izinkan Maskapai...
Pemerintah Izinkan Maskapai Naikkan Harga Tiket Hingga 25 Persen
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
57 menit yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
1 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved