Indonesia dan Uni Eropa Bahas Isu Dagang dan Investasi

Kamis, 07 Februari 2019 - 14:05 WIB
Indonesia dan Uni Eropa...
Indonesia dan Uni Eropa Bahas Isu Dagang dan Investasi
A A A
JAKARTA - Indonesia dan Uni Eropa (UE) kembali bertemu dalam Working Group on Trade and Investment (WGTI) ke-9 di Brussel, Belgia. WGTI merupakan forum komunikasi untuk membahas isu terkini yang dimiliki Indonesia dan UE di bidang perdagangan dan investasi. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut pertemuan sebelumnya yang dilaksanakan di Bali pada tahun 2017.

Pada pertemuan ini, dibahas berbagai kebijakan dan peraturan yang berlaku. Termasuk di dalamnya permasalahan yang dianggap menghambat perdagangan dan investasi kedua negara.

"Dalam WGTI ini dibahas berbagai isu teknis terkait implementasi kebijakan yang membutuhkan perhatian khusus kedua pihak dalam mendorong kelancaran bisnis dan investasi. Tentu saja tidak semua isu yang dibahas dapat diselesaikan permasalahannya, namun setidaknya kedua pihak dapat bertukar informasi dan mencari solusi bersama," ujar Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Indonesia Iman Pambagyo di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Selain itu, sambung dia, forum ini diharapkan dapat mendukung proses perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) yang saat ini berlangsung.

Iman mengungkapkan, salah satu isu yang diangkat Indonesia adalah akses pasar kelapa sawit ke pasar UE.

"Keputusan parlemen UE menghentikan kontribusi biofuel berbasis minyak kelapa sawit dalam proses perombakan arahan energi terbarukan (RED Recast) UE, telah menciptakan keprihatinan serius dan menimbulkan reaksi yang sangat kuat dari para pemangku kepentingan di Indonesia," katanya.

Pada kesempatan ini, Indonesia juga mengangkat isu standar sanitasi dan fitosanitasi yang dikenakan UE untuk berbagai produk impor seperti teh, kokoa. Indonesia juga membahas usulan kebijakan mekanisme penyaringan investasi di negara-negara UE.

UE menyampaikan beberapa permasalahan terkait kebijakan perdagangan dan investasi Indonesia seperti regulasi domestik terkait izin impor produk hortikultura dan ternak, daftar negatif investasi (DNI), serta kebijakan penetapan standar Indonesia seperti standar nasional Indonesia (SNI) dan halal.

Selain pertemuan WGTI, pada kesempatan ini Indonesia dan UE juga mengadakan pertemuan intersesi (pertemuan antara) I-EU CEPA untuk dua isu, yaitu perundingan barang (trade in goods), perundingan perdagangan, dan pembangunan berkelanjutan (TSD) pada 28-29 Januari 2019.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dubes RI untuk UEA Bawa...
Dubes RI untuk UEA Bawa Kabar Baik, Abu Dhabi Siap Jadi Partner Investasi PPI
PPI Serahkan Bantuan...
PPI Serahkan Bantuan APD Tahap Pertama ke RS Tarakan Jakarta
Usia 18 Tahun, PPI Perkuat...
Usia 18 Tahun, PPI Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Bisnis hingga ke Tingkat Internasional
Perdana, PT PPI Guyur...
Perdana, PT PPI Guyur 5.256 Liter Minyak Goreng untuk Puluhan Warteg
PT PPI Siap Salurkan...
PT PPI Siap Salurkan Bansos Sembako ke Warga Terdampak Corona
Kemendag Akan Terus...
Kemendag Akan Terus Genjot Perdagangan Indonesia-UEA
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
28 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved