Bidik Tenaga Kerja Informal, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Pemda

Kamis, 07 Februari 2019 - 23:29 WIB
Bidik Tenaga Kerja Informal,...
Bidik Tenaga Kerja Informal, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Pemda
A A A
BANDUNG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bakal menggandeng pemerintah daerah (Pemda) untuk membidik tenaga kerja informal di Jawa Barat. Targetnya, tenaga kerja tanpa gaji itu bisa mendapat jaminan kerja yang layak.

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Kuswahyudi, mengatakan saat ini jumlah pekerja informal di Jawa Barat mencapai 8 juta orang. Dari jumlah itu, baru sebagian kecil terjaga kerja yang telah tercover dan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Seperti jaminan kerja, jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, dan lainnya.

"Targetnya sekitar 380.000 tenaga kerja informal. Tetapi kami berharap bisa semakin banyak yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kami berharap sebanyak-banyaknya," kata Kuswahyudi di sela-sela Rapat Koordinasi Daerah Semester I Tahun 2019 di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Kamis (7/2/2019).

Menurut dia, jutaan tenaga kerja informal saat ini berprofesi sebagai nelayan, petani, tukang ojek, sopir angkot, seniman, pedagang, dan lainnya. Mereka juga membutuhkan jaminan hidup layaknya pekerja formal. Walaupun tantangannya adalah meyakinkan mereka bisa membayar iuran.

"Memang kesulitannya adalah meyakinkan yang bersangkutan. Nah, kami sudah koordinasi dengan pemerintah daerah, bagaimana meyakinkan mereka. Kami akan gandeng dan koordinasi dengan daerah," tegas dia.

BPJS Ketenagakerjaan, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan Pemda. Karena Pemda yang mempunyai regulasi di daerah. Mereka pun memiliki otoritas untuk mengawasi. Tanpa peran serta Pemda, komitmen untuk menjamin tenaga kerja informal tidak akan cepat terlaksana.

Diakui dia, pihaknya akan fokus mempercepat dan melakukan perluasan cakupan iuran serta kepesertaan tenaga kerja penerima upah dan tenaga kerja bukan penerima upah. Totalnya sebanyak 5.053.616 tenaga kerja. Sedangkan target penerimaan iuran sebesar Rp11,82 triliun pada 31 Desember 2019.

Kuswahyudi juga menekankan seluruh jajaran Kanwil Jawa Barat untuk terus melakukan inovasi dalam mengejar target yang sudah ditetapkan. Termasuk menerapkan strategi secara tepat.

"Misalnya, perlunya sosialisasi dan edukasi secara masif kepada masyarakat umum dan masyarakat pekerja. Tak lupa kolaborasi dan sinergi dengan, Pemprov, Pemkab-Pemkot seluruh SKPD, Apindo, Kadin, Serikat Pekerja dan buruh, tokoh masyarakat, MUI, ormas keagamaan dan lainnya," imbuh dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaji Tak Juga Dibayar...
Gaji Tak Juga Dibayar Perusahaan, Pekerja Pembersih Lahan Geruduk Disnaker Riau
Berikan Pelayanan Kesehatan...
Berikan Pelayanan Kesehatan untuk Tenaga Kerja, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Radjak Hospital Cengkareng
5.343 Tenaga Kerja Asing...
5.343 Tenaga Kerja Asing di Morowali Jadi Peserta BPJamsostek
RS Delta Surya Sidoarjo...
RS Delta Surya Sidoarjo Bagikan BPJS Ketenagakerjaan Gratis ke Pekerja Rentan
Serapan Tenaga Kerja...
Serapan Tenaga Kerja Naik, Menaker: Tantangan Bagi BPJS Ketenagakerjaan
Loker Besar-Besaran...
Loker Besar-Besaran BPJS Ketenagakerjaan 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Penempatan Seluruh Indonesia
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
5 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
6 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
6 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
7 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
8 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
8 jam yang lalu
Infografis
5 Jurus Prabowo Percepat...
5 Jurus Prabowo Percepat Penciptaan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved