Petani di Ciamis Gembira Terima Bibit Durian dari Presiden Jokowi

Sabtu, 09 Februari 2019 - 23:07 WIB
Petani di Ciamis Gembira...
Petani di Ciamis Gembira Terima Bibit Durian dari Presiden Jokowi
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, bergerak cepat merealisasikan perintah Presiden Jokowi untuk memberikan bantuan bibit durian ke petani di Ciamis, Jawa Barat. Karenanya, petani penerima sangat gembira sebab bibit duriannya sangat bagus.

"Alhamdulillah, kami dari kelompok tani Pasopati Hokte Nusantara mendapatkan bibit durian dari Presiden Jokowi. Yang mana Pak Jokowi dekat dengan rakyat, selalu sidak, permintaan masyarakat langsung sampai," ungkap Tobiin, ketua Kelompok Tani Pasopati Hokte Nusantara Desa Cilacap, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis saat menerima bantuan.

Tobiin dan petani lainnya pun memberikan ucapan terima kasih kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman atas dukungan pemberian bantuan bibit durian. Adapun bibit durian yang diberikan tersebut meliputi durian Pelangi warna merah, Bawor Banyumas, Matahari dan Musangking. Bibit durian ini akan ditanam di lahan seluas 1 hektar.

"Mudah-mudahan, kelompok tani kami menanan durian yang lebih maju dan sukses," ujar Tobiin. Ia merupakan salah satu petani yang berdialog dengan Presiden Jokowi saat penyerahan Surat Keputusan (SK) pemanfaatan hutan sosial oleh rakyat, di Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat (8/2).

Dalam dialog tersebut, Tobiin mengatakan dirinya ingin menanam durian di lahan yang dia dapat. Hanya saja bibit durian yang tersedia, harganya mahal untuk kantongnya.

Karenanya, Presiden Jokowi langsung meminta Menteri Pertanian untuk memberikan bantuan bibit durian. "Tadi saya mau minta durian tapi malah diminta. Ya nanti saya ngomong ke Menteri Pertanian," kata Jokowi ketika itu.

Direktur Jenderal Hortikuktura, Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi, mengatakan pihaknya telah menyalurkan bantuan bibit durian tersebut. Ia mengapresiasi petani yang memanfaatkan lahan untuk ditanam durian.

"Ini sejalan dengan program yang sedang kami jalankan. Kementan sedang fokus meningkatkan produksi durian lokal yang kualitasnya bersaing dengan durian negara lain. Kemudian, daerah harus membangun kebun-kebun durian percontohan dan mampu memasok ke supermarket maupun ekspor," ujar Suwandi dalam keterangan resmi, Sabtu (9/2/2019).

Adapun saat ini, Kementan tengah menggerakan Program Gemar Tanam dan Konsumsi Buah Sayur Lokal (Gertam Kombusa), melalui pemanfaatan pekarangan, lahan kosong ditanami buah dan sayur bahkan teras rumahpun ditanami cabai dan sayuran dalam pot dan polibag.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Jokowi Desak Kementerian...
Jokowi Desak Kementerian dan Pemda Pangkas Belanja Tak Prioritas
Presiden Jokowi Minta...
Presiden Jokowi Minta Pembangunan Pertanian Jadi Perhatian Bersama
Kementan Kawal Petani...
Kementan Kawal Petani dan Penyuluh Kuasai Teknologi Pertanian
Kritik Proyek yang Dibangun...
Kritik Proyek yang Dibangun Kementerian PUPR, Jokowi: Semennya Kelihatan
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
5 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
6 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
6 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
7 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
7 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved