Simplifikasi Aturan Ekspor Kendaraan CBU Hemat Rp314,4 Miliar

Selasa, 12 Februari 2019 - 23:01 WIB
Simplifikasi Aturan...
Simplifikasi Aturan Ekspor Kendaraan CBU Hemat Rp314,4 Miliar
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan penyederhanaan aturan ekspor kendaraan bermotor dalam keadaan utuh (completely built up/CBU). Simplifikasi aturan ini juga menghemat biaya logistik yang harus dikeluarkan eksportir

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, berdasarkan studi yang dilakukan PT Astra Daihatsu Motor, penyederhanaan aturan ekspor itu dapat menurunkan average stock level sebesar 36%, dari 1.900 unit menjadi 1.200 unit per bulan.

"Selain itu, menurunkan kebutuhan truk untuk transportasi sebesar 19% per tahun, dari 26 unit menjadi 21 unit. Serta menurunkan biaya logistik hingga 10%, yang terdiri atas man hour, trucking cost, serta direct dan indirect materials," ujar Sri Mulyani di Pelabuhan IKT, Jakarta Utara, Selasa (12/2/2019).

Studi juga dilakukan Asosiasi Perusahaan Jalur Prioritas, di mana hasilnya mekanisme ekspor baru ini menekan biaya logistik terkait storage dan handling sebesar Rp600.000 per unit. Selain itu juga menghemat biaya trucking atau pengangkutan dengan truk sebesar Rp150.000 per unit.

"Sehingga total penghematan biaya yang diperoleh lima eksportir terbesar kendaraan CBU mencapai Rp314,4 miliar per tahun. Berarti keuntungan naik, pajak bisa bertambah," jelasnya.

Dia menambahkan, pengurangan penggunaan truk juga turut berdampak pada penurunan kemacetan, khususnya di wilayah Tanjung Priok. Hal ini juga akan mengurangi kerusakan jalan. "Jadi ini juga akan berikan implikasi yang positif," cetusnya.

Menkeu juga berharap penyederhanaan aturan tersebut akan meningkatkan daya saing Indonesia. Hal itu diharapkan mendorong Indonesia menjadi negara produsen kendaraan terbesar di Asia Tenggara.

"Indonesia bisa jadi negara salah satu pengekspor mobil terbesar di dunia. Bahkan bisa menjadi 10 top negara pengekspor mobil," ujar Sri Mulyani.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Automotif Mulai...
Industri Automotif Mulai Optimistis
Industri Automotif Nasional...
Industri Automotif Nasional Mulai Tumbuh
Dikebut, Pelabuhan Patimban...
Dikebut, Pelabuhan Patimban 2020 Soft Launching Akhir Tahun Ini
Optimisme Pasar Mobil...
Optimisme Pasar Mobil Domestik dan Ekspor Menggeliat Pada Kuartal IV
Asa Insentif Industri...
Asa Insentif Industri Automotif di Tengah Pandemi Corona
Tiga Tahun Menjabat,...
Tiga Tahun Menjabat, CEO Ford Memutuskan Undur Diri
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved