Mentan Amran Minta Data Pangan Tidak Dipolitisasi

Jum'at, 15 Februari 2019 - 19:40 WIB
Mentan Amran Minta Data...
Mentan Amran Minta Data Pangan Tidak Dipolitisasi
A A A
TUBAN - Data pangan yang kerap tak sinkron antara sejumlah kementerian dan lembaga terkadang memunculkan kesimpangsiuran. Bahkan, persoalan data tersebut beberapa kali memantik polemik yang menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Terkait dengan itu, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta agar data pangan tidak dijadikan komoditas politik. "Jangan dipolitisirlah data pangan, kasihan para petani," tegas Mentan di sela acara panen jagung di Tuban, Jumat (15/2/2019).

Amran mencontohkan politisasi data pangan mengenai beras, cabai dan sejumlah komoditas pertanian lainnya seperti bawang dan buah naga yang sempat ramai beberapa waktu terakhir ini. Amran menegaskan, data pangan berhubungan erat dengan ketahanan nasional.Memanipulasi data pangan, tegas dia, sama saja dengan menggerogoti ketahanan nasional sebuah bangsa. Selain itu, dikhawatirkan hal itu juga bisa memicu reaksi negatif dari para petani. "Keluarga petani di seluruh Indonesia itu kan jumlahnya sekitar 132.000 juta. Bagaimana kalau mereka marah dengan hal itu," ujarnya.
Amran meminta hasil jerih payah dan kerja keras petani dihargai dengan tidak mempolitisasi data-data yang ada sehingga akhirnya malah menimbulkan kebingungan. "Janganlah petani disakiti, kasihan," tuturnya.

Mengenai data beras, Amran mengatakan, stok bahan makanan pokok masyarakat Indonesia itu aman untuk delapan bulan ke depan. Karena itu, Amran meminta semua pihak untuk tidak mempolitisasi ketersediaan stok beras di Indonesia.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mentan Amran Optimistis...
Mentan Amran Optimistis Indonesia Bisa Capai Lagi Swasembada Pangan
Demi Swasembada Pangan,...
Demi Swasembada Pangan, Mentan Jelajahi 3 Provinsi dalam Sehari
Bos Bapanas Klaim Harga...
Bos Bapanas Klaim Harga Beras Turun sejak Awal November 2025
Indonesia Impor Pangan...
Indonesia Impor Pangan hanya 5% dari 11 Komoditas
Tanam Padi di Lahan...
Tanam Padi di Lahan Rawa, Mentan Amran Pede Bisa Swasembada Permanen
Buka Motif Mafia Pangan...
Buka Motif Mafia Pangan Manipulasi Data Stok Beras, Mentan Amran: Jangan Dizalimi Petani
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
29 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved