Jokowi Minta Masyarakat Dukung Unicorn Indonesia

Minggu, 17 Februari 2019 - 09:24 WIB
Jokowi Minta Masyarakat...
Jokowi Minta Masyarakat Dukung Unicorn Indonesia
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat Indonesia terus mendukung startup unicorn milik Indonesia.

Permintaan ini menyusul polemik adanya aksi menghapus aplikasi Bukalapak dengan menggunakan tagar #uninstallBukalapak. Aksi tersebut muncul setelah CEO Bukalapak Ahmad Zaky dalam cuitan twitter-nya menyoroti rendahnya dana penelitian dan pengembangan.

Dalam cuitannya tersebut Zaky berharap presiden baru dapat menaikkan anggaran tersebut. Hal itu menimbulkan reaksi keras dari para warganet. Sebab, Zaky dinilai tidak menghargai Presiden Jokowi yang selama ini selalu mendukung pengembangan Bukalapak.

”Kita semuanya ini harus mendorong anak-anak muda yang memiliki inovasi, yang memiliki kreativitas. Kita juga ingin mendorong UMKM kita dari offline supaya masuk ke marketplace online system . Jadi, kita harus juga mendorong unicorn-unicorn Indonesia agar memiliki ruang untuk berkompetisi dengan negara-negara lain,” kata Presiden sesuai bertemu Zaky di Istana Merdeka kemarin. Jokowi menyebut tidak ada perasaan berbeda terhadap Zaky setelah cuitan tersebut.

Dia mengingatkan masyarakat untuk lebih bersikap bijak dan lapang dalam bertindak. Dia pun meminta aksi # uninstall Bukalapak segera dihentikan.
”Kita harus bijak dalam bersikap, matang dalam bersikap dalam setiap peristiwa apa pun. Sebab itu, saya ajak hari ini untuk menghentikan, untuk stop uninstall Bukalapak. Stop. Karena kita harus dorong. Dorong anak-anak muda yang memiliki inovasi, memiliki kreativitas untuk maju,” ujarnya.
Dimintai tanggapan terkait masih rendahnya anggaran penelitian dan pengembangan, Jokowi mengatakan, sebenarnya saat ini sudah cukup besar. Dia menyebut, pemerintah tahun ini menganggarkan sekitar Rp26 triliun untuk penelitian dan pengembangan.

”Tetapi, kita ini sebuah kelembagaan besar agar arahnya jelas. Tembakannya tepat sehingga inovasi negara ini bisa muncul, muncul, muncul, muncul. Sekarang tersebar di kementerian dan lembaga-lembaga. Jadi, sudah gede sebetulnya anggarannya.

Meskipun ke depan kita ingin mengembangkan,” tuturnya. Terkait dengan mendorong swasta untuk melakukan penelitian dan pengembangan, Jokowi mengatakan, akan ada insentif dalam bentuk pajak.

Menurut dia, saat ini pemerintah masih melakukan kajian bentuk insentif pajak yang tepat. ”Itu masih dalam proses dibicarakan untuk memberikan super deductible tax baik dalam rangka pengembangan SDM maupun inovasi. Tapi bahwa kita harus mendorong dan mendukung baik yang namanya Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, Bukalapak, untuk memajukan ekonomi kita. Semuanya kita dorong dan startup ,” katanya.

Sementara itu, CEO Bukalapak Ahmad Zaky mengucapkan terima kasih karena dapat bertemu langsung presiden. Pada kesempatan itu Zaky juga secara langsung meminta maaf dan meluruskan cuitan di akun twitter-nya. Dia mengaku berdiskusi banyak terkait masalah penelitian dan pengembangan.
”Pertama, saya ucapkan terima kasih kepada Presiden yang sudah meluangkan waktu untuk bertemu dengan saya pribadi. Secara pribadi saya sampaikan maaf kepada Bapak dan luruskan juga (cuitan) yang kemarin. Saya juga mengapresiasi ada banyak diskusi mengenai rancangan pemerintah untuk membuat Indonesia maju,” ujarnya.

Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki mengatakan, kedatangan Zaky ke istana merupakan undangan dari Presiden. Dia mengatakan, Presiden tidak marah dengan cuitan Zaky. Malah, Presiden khawatir jika aksi #uninstallBukalapak terus berlanjut.

”Ini akan mengganggu bisnis e-commerce di Indonesia. Harus kita tahu Bukalapak adalah salah satu empat dari unicorn kita. Selain Go-jek, Traveloka, Tokopedia, ada banyak UMKM yang menggunakan marketplace - nya di empat unicorn ini,” ungkapnya. (Dita Angga)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Saran Jokowi agar Startup...
Saran Jokowi agar Startup Tak Gagal di Awal
Saat Jokowi Promosi...
Saat Jokowi Promosi Startup di AS, Begini Nasib Saham-saham Teknologi
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
2025 Pasar Digital RI...
2025 Pasar Digital RI Rp2.073 Triliun, Jokowi: Jangan Sampai Diambil Orang
1 Jam Pertemuan Dubes...
1 Jam Pertemuan Dubes Belanda dengan Jokowi, Ini yang Dibicarakan
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
21 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved