Bangun Bandara Ahmad Yani 12 Bulan, Waskita Raih Rekor MURI

Selasa, 19 Februari 2019 - 09:40 WIB
Bangun Bandara Ahmad...
Bangun Bandara Ahmad Yani 12 Bulan, Waskita Raih Rekor MURI
A A A
JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) selaku kontraktor Proyek Pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pembangunan bandara tercepat.

Terminal Baru Bandara Ahmad Yani Semarang yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo Juni 2018 lalu dikerjakan hanya dalam waktu 12 bulan. Presiden mengapresiasi pembangunan terminal baru bandara yang berhasil selesai dan beroperasi penuh lebih cepat dari target yakni pada akhir November 2018.

Pengembangan bandara bertujuan untuk meningkatkan kapasitas daya tampung penumpang hingga 9 kali lipat menjadi 6,5 juta penumpang per tahun. Bandara Ahmad Yani Semarang merupakan pintu gerbang Provinsi Jawa Tengah dengan kapasitas 800.000 penumpang per tahun. Hingga 2017, jumlah penumpang yang menggunakan bandara tersebut tercatat mencapai 4,4 juta penumpang per tahun.

Pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional yang tertuang dalam peraturan Presiden No 58 Tahun 2017 tentang Percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN).

"Pembangunan terminal baru bandara Ahmad Yani senilai kurang lebih Rp1 triliun, merupakan pemenuhan kapasitas infrastruktur dalam rangka peningkatan konektivitas dilakukan melalui peningkatan luasan terminal dari 6.708 m2 menjadi 58.652 m2," ujar Director of Operation I Waskita Karya Didit Oemar Prihadi di Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Selain perluasan, juga dilakukan penambahan pelayanan lainnya antara lain aviobridge 3 unit, penggunaan Passanger Mover System, Baggage Handling System, dan Airport Operation Control Center (AOCC).

Bandara Ahmad Yani juga menjadi bandara di atas air (floating) pertama di Indonesia. Dengan desain yang sangat artistik dan mengusung konsep eco airport dan go green. Di mana untuk lampu jalan bandara akan memakai solar cell dan pengolahan airnya dengan Reverse Osmosis (RO) yaitu me-recycle air tambak untuk operasional bandara.

Adapun ruang lingkup pekerjaan yang dilaksanakan oleh Waskita Karya mencakup pekerjaan gedung terminal, struktur, arsitektur, interior, mekanikal, elektrikal, plumbing (MEP), elektronika bandara, STP dan power house.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Bandara Paling Sepi...
5 Bandara Paling Sepi di Indonesia, Bandara Purbalingga Mati Suri
Garap Bandara Bali Utara,...
Garap Bandara Bali Utara, Ini Sederet Pekerjaan Waskita Karya
Balon Udara Mendarat...
Balon Udara Mendarat di Kawasan Bandara Ahmad Yani Semarang
Habis Kebanjiran, Bandara...
Habis Kebanjiran, Bandara Ahmad Yani Mulai Beroperasi Lagi
Bandara Jenderal Ahmad...
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Kembali Berstatus Internasional
Mensos Pekerjakan 15...
Mensos Pekerjakan 15 Pemulung di PT Waskita Karya
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
5 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
6 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
6 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
6 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
7 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
7 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved