Menperin Resmikan Smelter Nikel Senilai USD1 Miliar di Konawe

Senin, 25 Februari 2019 - 15:47 WIB
Menperin Resmikan Smelter...
Menperin Resmikan Smelter Nikel Senilai USD1 Miliar di Konawe
A A A
KONAWE - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto hari ini meresmikan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) nikel PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI), di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Mendampingi menperin, acara peresmian ini dihadiri oleh Gubernur Sultra Ali Mazi, Bupati Konawe Kerry Saiful Konggoasa, Presiden Direktur PT VDNI Mingdong Zhu dan Site Manager PT VDNI Zhou Yuan.

Selain smelter, PT VDNI memiliki pabrik pengecoran dan peleburan Nickel Pig Iron (NPI) dengan kadar nikel 10% hingga 12% dengan jumlah produksi 15 tungku Rotary Kiln-Electric Furnance (RKEF), dengan kapasitas produksi NPI 600.000-800.000 metrik ton per tahun.

"Fasilitas pengembangan, pengolahan dan pemurnian PT VDNI ini akan menjadi industri smelter terbesar di Indonesia di masa mendatang. Fasilitas ini akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan dan kemajuan Sulawesi Tenggara pada khususnya dan juga Indonesia," ujar Direktur Utama PT VDNI Mingdong Zhu di acara peresmian smelter tersebut di Konawe, Sultra, Senin (25/02/2019).

Dia mengatakan, melalui investasi senilai USD1 miliar tersebut, PT VDNI telah menyerap banyak tenaga kerja Indonesia. Saat ini, lebih dari 6.000 tenaga kerja Indonesia, telah bekerja di pabrik PT VDNI, yang sebagian besar berasal dari Sulawesi Tenggara.

"Sumber daya manusia merupakan aset yang sangat penting. Untuk itu, kami terus melakukan peningkatan keterampilan dalam pengolahan dan pemurnian nikel. Salah satunya adalah dengan memberangkatkan putra-putri daerah terbaik untuk belajar di China pada 2018 lalu," kata Mingdong Zhu.

Tak hanya itu, dia optimistis kehadiran smelter PT VDNI ini akan memberikan efek berganda di berbagai bidang. Antara lain, penggunaan tenaga kerja kontraktor menjadi rekanan PT VDNI, seperti jasa logistik, penggunaan kapal tongkang, tenaga kerja konstruksi dan bongkar muat, pertambangan dan lain-lain.

Site Manager PT VDNI Zhou Yuan menambahkan, saat ini lebih 10.000 orang tenaga kerja terserap melalui efek pengganda dari keberadaan proyek smelter tersebut.

Sementara, Menperin Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa pemerintah memang mendorong pembangunan kawasan industri di luar Pulau Jawa. Hal itu bertujuan untuk mendorong pemerataan infrastruktur dan ekonomi di seluruh Indonesia.

"Kehadiran kawasan industri PT VDNI Park ini menjadi bagian tak terpisahkan dari usaha untuk menggapai tujuan tersebut," sambut Mingdong Zhu.

Selain smelter, di kawasan industri PT VDNI Park tersebut juga terdapat fasilitas dermaga berkapasitas 2.500.000 DWT per tahun untuk menunjang mobilitas dan mempermudah proses logistik serta pengapalan mineral hasil olahan. Kawasan industri PT VDNI Park dibangun di lahan seluas 2.253 hektare, di Kabupaten Konawe, dan menjadi bagian dari proyek strategis nasional.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT VDNI Respon Kasus...
PT VDNI Respon Kasus Penikaman di Area Smelter hingga Menewaskan Karyawan
Ini Pemicu Pembakaran...
Ini Pemicu Pembakaran Kendaraan dan Pengrusakan Smelter Perusahaan Tambang China
Pemerintah Terima Bantuan...
Pemerintah Terima Bantuan Oksigen dari Perusahaan Smelter Nikel VDNI-OSS
Perusahaan Tambang China...
Perusahaan Tambang China Rugi Rp200 Miliar Akibat Pembakaran Dump Truk, Alat Berat dan Mesin Smelter
PLN Pastikan Pasokan...
PLN Pastikan Pasokan Listrik untuk PT HNI Bantaeng
Oknum Pimpinan PT Huadi...
Oknum Pimpinan PT Huadi Diduga Lecehkan Karyawati Sendiri
Berita Terkini
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
38 menit yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
59 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
1 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
2 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
3 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved