JK Sebut Jumlah Bank Ideal di Indonesia Sebaiknya 30 Bank

Rabu, 27 Februari 2019 - 14:58 WIB
JK Sebut Jumlah Bank...
JK Sebut Jumlah Bank Ideal di Indonesia Sebaiknya 30 Bank
A A A
JAKARTA - Perkembangan teknologi digital berdampak signifikan terhadap sektor perekonomian. Fenomena ini juga diprediksi bakal membatasi jumlah perbankan.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla. JK menjelaskan, dengan terus berkembangnya teknologi akan semakin membatasi jumlah perbankan. Ini tercermin dari semakin berkurangnya jumlah perbankan sejak terjadi krisis moneter 1998.

"Kita punya kesalahan yang menyebabkan krisis moneter, salah satunya terlalu mudah untuk membuka bank. Tahun 1998, ada 250 bank. Sekarang sekitar 118 bank," ujar JK dalam acara Dies Natalis ke-50 Perbanas, di Perbanas Institute, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

JK menambahkan, dengan perkembangan teknologi saat ini akan semakin meminimalisir jumlah bank di Indonesia. "Saya perkirakan yang ideal antara 20 hingga 30 bank," katanya.

Menurutnya, perkembangan teknologi akan mendorong perbankan untuk melakukan konsolidasi secara ilmiah. Hal ini dinilai perlu, apabila bank ingin bertahan menghadapi distrupsi yang tengah terjadi saat ini.

Konsolidasi untuk perbankan, dinilainya perlu untuk memaksimalkan penggunaan teknologi, untuk mendorong kinerja sekaligus efektifitas perbankan. Pasalnya, saat ini bank bukan hanya bicara mengenai kepercayaan, tapi juga kemudahan dan kecepatan yang berbasis teknologi.

"Karena bisnis kepercayaan dan teknologi. Kalau yang tidak punya teknologi akan tersingkir, karena tidak semua bisa," kata JK. JK Minta Perbankan Tidak Perlu Banyak Kantor

Dengan semakin maraknya dilakukan konsolidasi nantinya akan menyebabkan terjadinya sistem perbankan yang berisifat monopoli.

"Sistem itu juga terjadi akibat pergeseran nilai dan pandangan, akibat teknologi, sistemnya juga mengikuti teknologi," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
JK Tegaskan Rencana...
JK Tegaskan Rencana Pertemuan dengan Megawati Atas Nama Pribadi Bukan Partai
Refly Harun Berharap...
Refly Harun Berharap Penegak Hukum Bisa Cerna Pesan JK
JK Sebut Rizal Ramli...
JK Sebut Rizal Ramli Punya Pemikiran Tangguh
JK: Mudah-mudahan Allah...
JK: Mudah-mudahan Allah Memaafkan para Pemfitnah Itu
Cerita Perseteruan JK...
Cerita Perseteruan JK dan Rizal Ramli Diwarnai Ambisi Jadi Menkeu dan Menteri BUMN
Dua Aktivis Perdamaian...
Dua Aktivis Perdamaian Jepang Temui Jusuf Kalla
Berita Terkini
Cara Mengajukan Pembetulan...
Cara Mengajukan Pembetulan Data PBB-P2 secara Online, Simak Syarat dan Tahapannya
10 menit yang lalu
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
29 menit yang lalu
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
1 jam yang lalu
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
11 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
12 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
12 jam yang lalu
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved