Strategi Sri Mulyani Agar Ekonomi Tetap Stabil di Tahun Politik
Kamis, 28 Februari 2019 - 16:03 WIB
Strategi Sri Mulyani Agar Ekonomi Tetap Stabil di Tahun Politik
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, memiliki strategi khusus dalam menghadapi tahun politik 2019 agar ekonomi Indonesia tidak tertekan. Ia hakul yakin bahwa ekonomi Indonesia akan tetap stabil dan tidak berpengaruh terhadap ingar bingar kondisi politik.
"Strategi dan fokus pemerintah adalah meningkatkan ketahanan ekonomi. Proyeksi pertumbuhan ekonomi 5,3%, apakah mampu dicapai? Mampu, karena konsumsi kuat dan investasi yang diharapkan meningkat," terang Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (28/2/2019).
Perempuan kelahiran Bandar Lampung ini, menegaskan Indonesia memiliki rekam jejak yang baik soal menjaga ketahanan ekonomi, termasuk menjelang Pemilu. Tidak ada kompromi soal stabilitas.
"Kita punya UU Keuangan Negara, UU Bank Indonesia, koordinasi dan kolaborasi tetap dijaga. Siapa pun presidennya, kita ingin ekonomi tetap bergerak dan terjaga di tahun 2019," katanya.
Mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini menambahkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih tetap terjaga sehat. Hal itu terlihat dari pengelolaan fiskal dalam mengurangi defisit APBN.
"Dengan APBN dan instrumen yang sehat dan dikelola dengan baik, ini bisa digunakan untuk menjaga ekonomi Indonesia agar tumbuh dan berkualitas. Untuk itu daya tahan ekonomi kita harus terjaga," jelasnya.
"Strategi dan fokus pemerintah adalah meningkatkan ketahanan ekonomi. Proyeksi pertumbuhan ekonomi 5,3%, apakah mampu dicapai? Mampu, karena konsumsi kuat dan investasi yang diharapkan meningkat," terang Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (28/2/2019).
Perempuan kelahiran Bandar Lampung ini, menegaskan Indonesia memiliki rekam jejak yang baik soal menjaga ketahanan ekonomi, termasuk menjelang Pemilu. Tidak ada kompromi soal stabilitas.
"Kita punya UU Keuangan Negara, UU Bank Indonesia, koordinasi dan kolaborasi tetap dijaga. Siapa pun presidennya, kita ingin ekonomi tetap bergerak dan terjaga di tahun 2019," katanya.
Mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini menambahkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih tetap terjaga sehat. Hal itu terlihat dari pengelolaan fiskal dalam mengurangi defisit APBN.
"Dengan APBN dan instrumen yang sehat dan dikelola dengan baik, ini bisa digunakan untuk menjaga ekonomi Indonesia agar tumbuh dan berkualitas. Untuk itu daya tahan ekonomi kita harus terjaga," jelasnya.
(ven)
Lihat Juga :