Lumajang Jadi Harapan Baru Peningkatan Produksi Jagung Indonesia

Jum'at, 01 Maret 2019 - 22:28 WIB
Lumajang Jadi Harapan...
Lumajang Jadi Harapan Baru Peningkatan Produksi Jagung Indonesia
A A A
JAKARTA - Kabupaten Lumajang di Jawa Timur menjadi harapan baru peningkatan produksi jagung Indonesia. Salah satunya di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Lumajang, dimana sekarang petaninya semangat bertanam jagung di sela lahan yang ditanami pohon sengon.

Direktur Irigasi Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Rahmanto, mengapresiasi upaya petani yang menggunakan sela-sela tanaman sengon untuk bertanam jagung.

Pria yang juga menjadi Penanggung Jawab Upsus Pajale Kabupaten Lumajang ini menjelaskan, di tahun 2018, Lumajang mampu panen jagung seluas total 25.168 hektar.

"Diharapkan tahun ini bisa naik. Targetnya 27.643 hektar di tahun ini. Dengan upaya tumpang sari ini, kami optimistis target akan tercapai," ujar Rahmanto, Jumat (1/3/2019).

Karenanya, Rahmanto meminta untuk mengoptimalkan pertanaman jagung di lahan kering di tahun ini. Agar lahan pertanian yang ada tidak menganggur tetapi bisa produktif dan bermanfaat menunjang ketahanan pangan.

"Ya, seperti ini. Bisa membuktikan tumbuh baik. Di Lumajang ini banyak lahan yang ditanami sengon, kurang lebih 57 hektar. Kalau ditanami separuhnya saja sudah bisa terpenuhi targetnya," tutur Rahmanto.

Bagaimana cara mengoptimalkannya? Rahmanto menuturkan dengan memanfaatkan musim penghujan. Menurutnya, tanaman jagung tidak perlu banyak air, berapa kali hujan bisa mencukupi. "Karenanya selama musim hujan, ayo tanami jagung," pesan Rahmanto.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Imam Suryadi, mengatakan, penanaman jagung tumpang sari di sela tanaman sengon Teri's digencarkan. Di bulan Februari ini ada panen di luasan 2.345 hektar. Tapi spot-spot tersebar.

Luasan panen tersebut hanya di tanah marginal (kering dan tanaman sela). Sedangkan untuk panen raya sendiri terjadi di lahan sawah hamparan pada bulan September-Oktober.

"Meskipun menjadi tanaman sela, produktivitas jagung yang dihasilkan pun tinggi yaitu 5,5-6 ton per hektar pipilan kering. Desa Selok Awar-Awar sendiri ada 41 hektar yang dikelola oleh 6 kelompok tani," ungkap Imam.

Untuk diketahui, petani Kabupaten Lumajang memang terbiasa menanam sela pohon sengon dengan berbagai tanaman seperti jagung, cabai, ketela pohon bahkan rumput gajah disaat pohon sengon berusia dibawah umur 2 tahun.

"Karena tutupan daunnya disaat umur 1-2 tahun masih memungkinkan untuk tanaman lain tumbuh baik," tutur Imam.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mentan Instruksikan...
Mentan Instruksikan Percepatan Tanam Saat Panen Jagung di Jeneponto
Petani Parigi Moutong...
Petani Parigi Moutong Dimotivasi untuk Budidaya Jagung di Lahan Perkebunan Kelapa
Bibit Jagung Unggulan...
Bibit Jagung Unggulan Bantu Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Kabar Gembira bagi Petani,...
Kabar Gembira bagi Petani, Permintaan Jagung Rendah Aflatoxin Tinggi
Tujuan China dan Filipina,...
Tujuan China dan Filipina, Ekspor Produk Turunan Jagung-Gandum Dilepas Mentan
Benih Jagung Pasuruan...
Benih Jagung Pasuruan Tembus Pasar Meksiko
Berita Terkini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
5 menit yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
16 menit yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
37 menit yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
51 menit yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved