PHK Sektor Manufaktur Inggris Sentuh Level Tertinggi Dalam Enam Tahun

Sabtu, 02 Maret 2019 - 06:14 WIB
PHK Sektor Manufaktur...
PHK Sektor Manufaktur Inggris Sentuh Level Tertinggi Dalam Enam Tahun
A A A
LONDON - Pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi pada sektor manufaktur Inggris berada pada jalur tercepat dalam enam tahun terakhir, seiring ketidakpastian negosiasi Brexit alias kepergian Inggris dari keanggotaan Uni Eropa (UE) yang terus mencuat. Hal ini berdasarkan survei yang dipantau dengan ketat seperti dilansir BBC.

Peneliti dari IHS Markit juga menemukan bahwa perusahaan menimbun bahan baku pada rekor kecepatan bulan lalu. Sementara output perusahaan terus tumbuh, ini terjadi ketika mereka membangun stok barang jadi untuk menghadapi Brexit.

Ia juga mengatakan pertumbuhan pesanan baru melambat atau bahkan "hampir stagnasi". Indeks Pembelian Manajer (PMI) untuk sektor manufaktur merosot ke posisi 52,0 di periode Februari 2019, dari 52,8 pada bulan sebelumnya. Angka di atas 50 menunjukkan ekspansi.

Direktur hartered Institute of Procurement & Supply (CIPS) Duncan Brock yang membantu menghasilkan survei, mengatakan: "Sektor manufaktur Inggris terus mengalami guncangan dan kehilangan keberuntungan sebagai kenyataan pahit ketidakpastian Brexit. Tantangan dalam ekonomi global dan pounds yang melemah mempengaruhi kepercayaan, pekerjaan dan aktivitas keseluruhan,".

"Meskipun angka indeks tetap stabil di atas angka 50, alasan yang mendasari mulai hilangnya kesabarannya adalah kabar kurang menggembirakan. Perusahaan mengatakan mereka menimbun bahan baku dan barang jadi untuk menjaga bisnis mereka tetap hidup dalam beberapa bulan mendatang," sambungnya.

Survei IHS Markit/CIPS menerangkan alasan perusahaan-perusahaan yang menumpuk persediaan, 70% mengaitkannya dengan Brexit. "Stok pembelian juga naik pada tingkat tercepat sejak survei dimulai pada 1992 karena ketakutan akan keterlambatan pabean, tarif dan skenario 'tidak ada kesepakatan' terasa nyata bagi banyak orang," kata Brock.

"Penyakit sektor ini juga terlihat di tingkat ketenagakerjaan dengan kehilangan pekerjaan paling curam dalam enam tahun dan dengan optimisme bisnis pada level terendah sejak 2012. Perusahaan tidak mungkin untuk mulai mempekerjakan kembali dalam waktu dekat," paparnya.

Kelemahan Zona Euro

Sejumlah kelompok bisnis telah memperingatkan bahwa ketidakpastian seputar keluarnya Inggris dari UE bakal merusak bisnis. Pada awal pekan lalu, badan perdagangan dan kedirgantaraan ADS, yang mewakili beberapa perusahaan terbesar yang beroperasi di Inggris, mengatakan risiko Brexit tanpa kesepakatan bisa berubah menjadi "krisis ekonomi penuh".

Sektor manufaktur juga dilanda perlambatan ekonomi di luar Inggris. Survei PMI yang setara untuk zona euro menunjukkan sektor ini berkontraksi bulan lalu untuk pertama kalinya dalam lebih dari lima tahun, dengan pembacaan indeks aktivitas turun menjadi 49,3. Performa lemah itu dipicu oleh kekhawatiran perang dagang dan melambatnya pertumbuhan global, serta meningkatnya ketidakpastian politik, termasuk Brexit.

Thomas Pugh, ekonom Inggris di Capital Economics, mengatakan jelas bahwa sektor manufaktur Inggris sedang terpukul keras oleh kombinasi ketidakpastian Brexit dan perlambatan global. "Dengan demikian, survei (PMI) menunjukkan bahwa sektor manufaktur hanya memberikan sedikit dukungan kepada ekonomi (Inggris) di Q1, meskipun ada beberapa tanda aktivitas yang didukung oleh persiapan Brexit."
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
7 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
8 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
8 jam yang lalu
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
8 jam yang lalu
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
8 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved