Kunjungan Wisatawan Mancanegara Selama Januari Naik 5,22%

Minggu, 03 Maret 2019 - 07:56 WIB
Kunjungan Wisatawan...
Kunjungan Wisatawan Mancanegara Selama Januari Naik 5,22%
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Januari 2019 naik 5,22% dibanding Januari 2018, yaitu dari 1,10 juta menjadi 1,16 juta wisman. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti mengatakan, dibandingkan dengan Desember 2018, kunjungan wisman pada Januari 2019 menurun 17,6%.

Hal ini karena pola musiman di mana pada Desember 2018 merupakan puncak musim liburan (peak season). "Penurunan ini pola musiman karena di Desember sudah mengalami kenaikan sehingga Januari turun. Januari 2019 ini secara absolut lebih tinggi dibandingkan dua tahun sebelumnya," ucapnya.

Jumlah ini terdiri atas wisman yang berkunjung melalui pintu masuk udara sebanyak 743.950 wisman, pintu masuk laut sebanyak 223.530 wisman, dan pintu masuk darat sebanyak 190.680 wisman. "Menurut pintu masuk dari total wisman sebesar 1,16 juta mayoritas lewat pintu masuk udara sebesar 64%, disusul lewat laut 19%, dan darat 17%," kata Yunita.

Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia yang datang melalui pintu masuk udara pada Januari 2019 mengalami peningkatan 15,23% dibanding Januari 2018. Kenaikan kunjungan wisman tersebut terjadi di delapan pintu masuk udara dengan persentase kenaikan tertinggi di Bandara Ngurah Rai, Bali yang mencapai 31,06%, diikuti Bandara Sam Ratulangi, Sulut 27,74% dan Bandara Minangkabau, Sumbar 24,83%. Sedangkan kenaikan terendah terjadi di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau sebesar 0,90%.

Sementara itu, penurunan jumlah kunjungan wisman terjadi di tujuh pintu masuk udara dengan persentase penurunan paling tinggi terjadi di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat sebesar 62,02%, dan penurunan paling rendah terjadi di Bandara Husein Sastranegara, Jawa Barat sebesar 0,01%.

"Kalau kita lihat per kebangsaan, untuk Januari 2019 ini, wisman dari China mengalami kenaikan 15,23%. Wisman dari Malaysia mengalami penurunan, kemudian Timor Leste. Singapura dan Australia mengalami kenaikan," jelas Yunita. Terpisah, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, jumlah kunjungan wisman pada Januari 2015 yang sebesar 1,16 juta masih jauh dari angka psikologis yang diharapkan yaitu sebesar 1,5 juta wisman.

Menurut dia, untuk mengamankan target 20 juta wisman pada tahun ini, rata-rata kunjungan wisman per bulan harus mencapai 1,5 juta wisman. “Target saya semester ini kita sudah mencapai angka 1,5 juta (kunjungan wisman bulanan),” ujarnya kepada KORAN SINDO di sela-sela Rakornas Pariwisata I Tahun 2019.

Untuk memacu kunjungan wisman, program yang akan diprioritaskan tahun ini antara lain menjadikan Singapura sebagai hub bagi Indonesia, serta program diskon paket wisata “Hot Deals”. “Untuk menambah penerbangan langsung itu relatif sulit, maka kita jadikan saja Singapura sebagai hub kita, dikombinasikan dengan ‘Hot Deals’ yang sangat menarik karena harga paketnya bahkan ada yang hanya USD100,” ungkapnya.

Lebih lanjut, terkait tingkat penghunian kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia, BPS mencatat pada Januari 2019 angkanya mencapai rata-rata 51,91% atau naik 1,25 poin dibandingkan dengan TPK Januari 2018 yang tercatat sebesar 50,66%. Sementara itu, jika dibanding TPK Desember 2018, TPK hotel klasifikasi bintang pada Januari 2019 mengalami penurunan sebesar 7,62 poin.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Januari 2019 tercatat sebesar 2,02 hari, terjadi kenaikan 0,08 poin jika dibandingkan keadaan Januari 2018. "Jadi relatif yang Januari 2019 tingkat hunian kamar masih lebih tinggi dari tahun sebelumnya," tandas Yunita.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertama Kali Usai Pandemi,...
Pertama Kali Usai Pandemi, Sumenep Kembali Ramai Dikunjungi Ratusan Wisman
Wagub Bali Respons Wacana...
Wagub Bali Respons Wacana Wisman Dikenai Pajak: Pariwisata Bali Akan Makin Berkualitas
Karantina Wisman Dihapus,...
Karantina Wisman Dihapus, Peningkatan Kunjungan ke Bali Sentuh 200%
Kunjungan Wisatawan...
Kunjungan Wisatawan Mancanegara Naik Lima Kali Lipat
Sambut Wisatawan Internasional,...
Sambut Wisatawan Internasional, Turki Gencarkan Vaksinasi Pekerja Pariwisata
10 Kota yang Meraih...
10 Kota yang Meraih Pendapatan Besar dari Wisatawan, Nomor 4 dan 9 dari Asia
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved