Astra Perkuat Posisi di Gojek

Selasa, 05 Maret 2019 - 07:44 WIB
Astra Perkuat Posisi...
Astra Perkuat Posisi di Gojek
A A A
JAKARTA - PT Astra International Tbk dan Gojek resmi membentuk perusahaan patungan (joint venture/JV) untuk ekspansi bisnis ride hailing roda empat. Langkah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan ketersediaan layanan transportasi online pintu ke pintu bagi masyarakat.

Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto mengatakan, pembentukan perusahaan patungan dan partisipasi Astra dalam pendanaan seri F menunjukkan kepercayaan kepada Gojek sekaligus wujud nyata dari eksplorasi kerja sama dalam menciptakan sinergi dengan bisnis automotif Astra.

“Kami berharap kerja sama ini dapat membantu masyarakat luas masuk ke sektor ekonomi formal, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa,” ujar Prijono kemarin di Jakarta.

Saat ini Indonesia tercatat memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi digital paling pesat di Asia Tenggara. Dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) 49% pada periode 2015-2018, sektor ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan mencapai USD100 miliar pada 2025 dari USD27 miliar pada tahun 2018. Kemitraan strategis yang terjalin antara Astra dan Gojek diharapkan dapat memaksimalkan potensi Indonesia untuk terus menjadi pelopor ekonomi digital yang terdepan di kawasan Asia Tenggara.

Chief Executive Officer dan Founder Gojek Nadiem Makarim menandaskan, potensi perekonomian digital di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia, harus dimaksimalkan oleh para pelaku bisnis dengan menggabungkan kekuatan di masing-masing industri. Gabungan kekuatan Astra di bidang automotif dan Gojek di bidang teknologi merupakan langkah untuk memaksimal potensi dimaksud. “Melalui kerja sama ini diharapkan akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk memiliki sumber penghasilan sehingga mampu untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujar Nadiem.

Ekonom BNI, Kiryanto, mengatakan, prospek investasi di Gojek ke depan masih menjanjikan. Hal ini mengingat faktor pendukung, yaitu populasi Indonesia yang besar disertai populasi usia produktif yang cukup besar atau 50%. Adapun populasi milenial (gen Y) juga cukup besar atau 40% dari total populasi yang juga diperkuat oleh kelas menengah yang kuat. Perekonomian nasional juga masih tumbuh stabil di ekuilibrium baru 5% ke atas yang ditandai mobilitas penduduk yang tinggi.

Semua data tersebut membuat ketergantungan masyarakat perkotaan dan suburban makin tinggi akan Gojek sebagai moda transportasi. Gojek menjadi ikon mobilitas orang dan barang yang cepat, aman, dan murah. “Di sinilah investor tertarik untuk membenamkan modalnya ke Gojek. Jadi kunci sukses Gojek karena mampu membaca dan menerjemahkan kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kiryanto kemarin.

Menurut brand activist Arto Soebiantoro, saat ini Gojek memiliki keunggulan karena banyak model bisnis dan ide baru yang terus dikembangkan. Hal ini juga yang diyakini sebagai daya tarik untuk investor terus berdatangan menanamkan modalnya. “Kedua faktor tersebut menjadi penopang Gojek dalam mengeksekusi semua potensi yang ada. Meskipun belum tentu semuanya berhasil,” ujar Arto kemarin. (Hafid Fuad)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Ramai-ramai Mendorong...
Ramai-ramai Mendorong UMKM Go International
Blitz, Merek Lokal yang...
Blitz, Merek Lokal yang Go International
5 Perusahaan Indonesia...
5 Perusahaan Indonesia yang Go Internasional, Didominasi BUMN
Hubungkan Inovator Lokal...
Hubungkan Inovator Lokal dengan Jaringan Modal Internasional di The 2026 Asia Grassroots Forum
Musik Dangdut Menggema...
Musik Dangdut Menggema di Times Square New York, Caca Handika Ucapkan Syukur
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
16 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
53 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved