Rupiah Dibuka Mixed Saat Dolar Dekati Level Tertinggi Dua Pekan

Selasa, 05 Maret 2019 - 10:45 WIB
Rupiah Dibuka Mixed...
Rupiah Dibuka Mixed Saat Dolar Dekati Level Tertinggi Dua Pekan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Selasa (5/3/2019) dibuka mixed untuk mencoba bangkit usai mengalami tekanan awal pekan kemarin. Tren penyusutan kurs rupiah mengiringi dolar yang melaju mendekati level terbaiknya dalam dua pekan.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka sedikit membaik ke posisi Rp14.146/USD. Level tersebut memperlihatkan rupiah mencoba pulih usai kinerja negatif kemarin Rp14.149/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga naik tipis menjadi Rp14.142/USD. Rupiah menunjukkan perbaikan pada hari kedua pekan ini untuk menjadi sinyal perlawanan usai sebelumnya parkir di level Rp14.145/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi masih tergelincir ke level Rp14.145/USD dengan pergerakan harian Rp14.120 hingga Rp14.150/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal keterpurukan rupiah dibandingkan kemarin Rp14.125/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange melemah ke level Rp14.137/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.130/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.136-Rp14.154/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, dolar berada di dekat level tertinggi dua minggu terhadap rival utamanya pada perdagangan hari Selasa, didukung oleh ekonomi yang kuat dan pelemahan euro menjelang pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa.

Imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi membuat tawaran terhadap dolar tetap baik, dan meskipun tingkat suku bunga turun dari nilai tertinggi. Para pelaku pasar memperkirakan greenback lebih kuat daripada beberapa mata uang lainnya.

Indeks dolar versus enam mata uang utama berada di level 96.668 setelah mencapai posisi 96.816 pada sesi hari sebelumnya, atau menjadi yang terkuat sejak 19 Februari. Sedangkan Euro sedikit berubah pada level 1,1337 saat melawan USD setelah merosot 0,25% setelah sempat merosot dan menyentuh level terendah 11 hari di 1,1309.

Sementara dolar menguat terhadap euro, dolar justru berada pada posisi defensif versus yen karena penghindaran risiko di pasar ekuitas mendukung mata uang Jepang. Terpantau Dolar mendatar di posisi 111,81 terhadap yen setelah turun 0,15% ketika Yen menarik tawaran pada saat volatilitas pasar dan ketegangan politik.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
1 jam yang lalu
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
3 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
4 jam yang lalu
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
6 jam yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
6 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
7 jam yang lalu
Infografis
Ini Aturan untuk Sektor...
Ini Aturan untuk Sektor Ekonomi Saat Jabodetabek PPKM Level 3
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved