IHSG Ditutup Jatuh ke Level 6.353, Bursa Asia Melaju Positif
Selasa, 12 Maret 2019 - 16:44 WIB
IHSG Ditutup Jatuh ke Level 6.353, Bursa Asia Melaju Positif
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan, Selasa (12/3/2019) ditutup jatuh melemah setelah melalui perdagangan variatif sepanjang hari ini. Pada sesi penutupan, IHSG turun 12,66 poin atau minus 0,20% di level 6.353,77 saat bursa Asia melaju positif.
Sebelumnya pada sesi siang, tercatat bursa saham Tanah Air berbalik ke zona merah usai kehilangan 3,208 poin atau 0,050% menjadi 6.363,23 ketika tadi pagi sempat menguat dengan tambahan 21,690 poin yang setara 0,34% di level 6.388,12 atau membaik dari penutupan Senin (11/3) pada posisi 6.366,43.
Sektor saham dalam negeri mayoritas mengalami pelemahan dipimpin kejatuhan terdalam sektor industri dasar sebesar 1,13% serta perdagangan menyusut 0,86%. Selain itu kenaikan tertinggi dicetak sektor consumer usai mendapatkan tambahan 0,55%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,23 triliun dengan 12,91 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp674,08 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,39 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,71 triliun. Tercatat sebesar 156 saham menguat, 286 melemah dan 138 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) naik Rp1.175 menjadi Rp91.700, PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) bertambah Rp800 menjadi Rp18.800 dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL) melonjak Rp110 ke posisi Rp2.500.
Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) turun Rp100 menjadi Rp790, PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) menyusut Rp70 menjadi Rp2.930 serta PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) lebih rendah Rp35 menjadi Rp1.115.
Di sisi lain kebanyakan pasar saham Asia bergerak pada jalur positif dipimpin lonjakan indeks Nikkei Jepang dengan kenaikan 1,79% untuk kemudian berakhir pada level 21.503,69 setelah sempat melompat tinggi 2% dalam sesi sebelumnya. Penguatan tersebut mengiringi indeks Topix yang juga mencetak keuntungan usai mendapatkan tambahan 1,52% menjadi 1.605,48.
Selanjutnya Komposit Shanghai melonjak 1,10% menuju posisi 3.060,31 sedangkan komposit Shenzhen melambung 1,67% untuk berakhir pada level 1.695,80. Indeks Hang Seng Hong Kong diperdagangkan juga naik 1,44% pada sesi perdagangan, Selasa sore untuk menyentuh posisi 28.920,86. Sementara Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang sedikit terkoreksi, namun masih menanjak 0,9% pada sore hari.
Raihan positif juga diperlihatkan indeks Kospi di Korea Selatan pada hari kedua perdagangan pekan ini dengan lebih tinggi 0,89% menjadi 2.157,18. Sedangkan bursa patokan Australia, ASX 200 yang sempat naik dalam sesi sebelumnya turun 0,09% ke posisi 6.174,80. Saham-saham minyak menunjukkan kinerja yang kuat di sore hari untuk berbalik menguat di antaranya Santos melonjak 2,79%, Oil Search naik 0,51% dan Woodside Petroleum meningkat 1,12%.
Sebelumnya pada sesi siang, tercatat bursa saham Tanah Air berbalik ke zona merah usai kehilangan 3,208 poin atau 0,050% menjadi 6.363,23 ketika tadi pagi sempat menguat dengan tambahan 21,690 poin yang setara 0,34% di level 6.388,12 atau membaik dari penutupan Senin (11/3) pada posisi 6.366,43.
Sektor saham dalam negeri mayoritas mengalami pelemahan dipimpin kejatuhan terdalam sektor industri dasar sebesar 1,13% serta perdagangan menyusut 0,86%. Selain itu kenaikan tertinggi dicetak sektor consumer usai mendapatkan tambahan 0,55%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,23 triliun dengan 12,91 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp674,08 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,39 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,71 triliun. Tercatat sebesar 156 saham menguat, 286 melemah dan 138 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) naik Rp1.175 menjadi Rp91.700, PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) bertambah Rp800 menjadi Rp18.800 dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL) melonjak Rp110 ke posisi Rp2.500.
Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) turun Rp100 menjadi Rp790, PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) menyusut Rp70 menjadi Rp2.930 serta PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) lebih rendah Rp35 menjadi Rp1.115.
Di sisi lain kebanyakan pasar saham Asia bergerak pada jalur positif dipimpin lonjakan indeks Nikkei Jepang dengan kenaikan 1,79% untuk kemudian berakhir pada level 21.503,69 setelah sempat melompat tinggi 2% dalam sesi sebelumnya. Penguatan tersebut mengiringi indeks Topix yang juga mencetak keuntungan usai mendapatkan tambahan 1,52% menjadi 1.605,48.
Selanjutnya Komposit Shanghai melonjak 1,10% menuju posisi 3.060,31 sedangkan komposit Shenzhen melambung 1,67% untuk berakhir pada level 1.695,80. Indeks Hang Seng Hong Kong diperdagangkan juga naik 1,44% pada sesi perdagangan, Selasa sore untuk menyentuh posisi 28.920,86. Sementara Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang sedikit terkoreksi, namun masih menanjak 0,9% pada sore hari.
Raihan positif juga diperlihatkan indeks Kospi di Korea Selatan pada hari kedua perdagangan pekan ini dengan lebih tinggi 0,89% menjadi 2.157,18. Sedangkan bursa patokan Australia, ASX 200 yang sempat naik dalam sesi sebelumnya turun 0,09% ke posisi 6.174,80. Saham-saham minyak menunjukkan kinerja yang kuat di sore hari untuk berbalik menguat di antaranya Santos melonjak 2,79%, Oil Search naik 0,51% dan Woodside Petroleum meningkat 1,12%.
(akr)
Lihat Juga :