PT Sekawan Sumber Sejahtera Dorong Perluasan Pasar

Kamis, 14 Maret 2019 - 05:06 WIB
PT Sekawan Sumber Sejahtera...
PT Sekawan Sumber Sejahtera Dorong Perluasan Pasar
A A A
JAKARTA - Pemerintah bertekad memperluas pasar bagi industri berorientasi ekspor, salah satunya dengan pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) yang berlangsung pada 11-14 Maret 2019 di Jakarta.

Seiring dengan penyelenggaraan IFEX 2019, PT Sekawan Sumber Sejahtera berikhtiar memperluas peluang pasar bagi produk kayu olahan industri dalam negeri. Pameran menjadi ajang mereka untuk membuktikan bahwa industri kayu olahan menyerap tenaga kerja dalam jumlah banyak dan berorientasi ekspor.

"Industri kayu dan kehutanan banyak berhubungan langsung dengan petani dan mempunyai ratusan buruh. PT Sekawan Sumber Sejahtera di Temanggung sebagai salah satu pelaku industri kehutanan di sektor hilir menyambut positif langkah-langkah yang diambil pemerintah untuk penguatan struktur ekonomi nasional sehingga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar," kata Direktur Operasional PT Sekawan Sumber Sejahtera, Budi Handoko, dalam keterangan resmi, Rabu (13/3/2019).

Dalam relaksasi Daftar Negatif Investasi (DNI) yang baru diterbitkan tahun 2018, sektor industri kehutanan merupakan salah satu sektor yang dibuka bagi UMKM, PMDN dan PMA, untuk meningkatkan efisiensi dan ekspor. Sebagai industri padat karya, percepatan ketersediaan lapangan kerja diharapkan akan tercipta dengan masuknya investor dalam dan luar negeri.

Dengan adanya kelonggaran dari sumber investasi luar negeri tersebut, Asosiasi Panel Kayu Indonesia (Apkindo) menjabarkan produksi kayu lapis Indonesia bisa naik dari 3,5 juta meter kubik menjadi 9,5 juta meter kubik. Di sektor ekspor, dari 3 juta meter kubik menjadi 7,5 juta meter kubik.

"Hal ini juga akan mendorong potensi penyerapan tenaga kerja langsung, dari 50.000 orang, naik menjadi 175.000 orang," kata Budi Handoko.

PT Sekawan Sumber Sejahtera juga memberi pembinaan tenaga kerja dalam bentuk pelatihan dan pengenalan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan mesin produksi untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan kerja.

"Dari segi penyerapan tenaga kerja, sebagaian besar pekerja berasal dari Temanggung sendiri, walaupun ada sejumlah tenaga kerja yang berasal dari luar Temanggung. Dengan komposisi pekerja pria sebesar 90% dan 10% pekerja wanita," kata Budi Handoko.

Untuk menembus pasar Amerika Serikat, PT Sekawan Sumber Sejahtera telah mendapatkan kelulusan dari Mutu Certification International, yang menyebutkan bahwa kayu lapis yang diproduksi sudah memenuhi standar emisi formaldehyde.

Sebagai salah satu perusahaan yang mempunyai jumlah tenaga kerja ratusan, PT Sekawan Sumber Sejahtera berharap agar industri kayu lapis mendapat keringanan pajak. Hal ini demi menunjang pengembangan SDM dan teknologi untuk menembus pasar internasional.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Propan Raya Gandeng...
Propan Raya Gandeng UPT Kayu Gelar Pelatihan untuk Hasilkan Mebel Berkualitas
Apresiasi Indowood Expo...
Apresiasi Indowood Expo 2025, Kemenperin: Ekspor Produk Kayu Tembus Rp52,7 Triliun
Industri Kayu Gergajian...
Industri Kayu Gergajian dan Olahan Bidik Pasar Jepang dan China
Industri Furniture Plastik...
Industri Furniture Plastik Indonesia Berkembang Pesat dengan Inovasi dan Desain Baru
Jualan Kursi hingga...
Jualan Kursi hingga Ekspor, Chitose Cetak Peningkatan Laba di Kuartal III
Perkuat Industri Furnitur,...
Perkuat Industri Furnitur, IFEX 2025 Menumbuhkan Optimistis
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
6 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
39 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved