Pesawat Boeing 737 Max Terancam Dikandangkan Hingga Mei 2019

Sabtu, 16 Maret 2019 - 13:33 WIB
Pesawat Boeing 737 Max...
Pesawat Boeing 737 Max Terancam Dikandangkan Hingga Mei 2019
A A A
CHICAGO - Seluruh armada pesawat Boeing 737 Max 8 dan 9 terancam bakal tetap dikandangkan setidaknya sampai Mei 2019, menyusul kecelakaaan yang melibatkan Ethiopian Airlines seperti disampaikan Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA). Regulator penerbangan AS menerangkan, pesawat Boeing Max tidak akan terbang sampai pembaruan perangkat lunak dapat diuji dan diinstal.

Seperti diketahui kecelakaan fatal yang melibatkan Boeing 737 Max kembali terjadi, ketika pesawat yang dioperasionalkan oleh Ethiopian Airlines terjatuh sesaat usai lepas landas dari Addis Ababa, hingga menewaskan 157 orang dari 35 negara. Hal ini menjadi insiden kedua yang menelan banyak korban jiwa dengan melibatkan 737 Max dalam kurun waktu kurang dari lima bulan.

Seperti dilansir BBC, beberapa orang telah menyatakan terdapat kesamaan antara dua insiden yang terjadi dengan Boeing 737 Max. Beberapa ahli mengutip data satelit dan bukti dari lokasi kecelakaan diyakini terdapat keterkaitan antara kecelakaan Ethiopian Airlines dan Lion Air yang juga memakai Boeing 737 Max pada Oktober 2018, lalu dimana menewaskan 189 orang.

Perwakilan AS Rick Larsen mengatakan, upgrade perangkat lunak akan memakan waktu beberapa minggu untuk selesai, dan menginstalnya di semua pesawat akan memakan waktu "setidaknya hingga April". FAA sendiri pada tengah pekan kemarin, mengungkapkan perbaikan perangkat lunak untuk 737 Max yang telah dikerjakan Boeing sejak pesawat Lion Air mengalami kecelakaan akan memakan waktu berbulan-bulan untuk diselesaikan.

Sementara itu, penyelidik di Prancis mengambil alih kotak hitam pesawat Ethiopian Airlines yang jatuh saat mereka berusaha mengungkap apa yang menyebabkan bencana Boeing 737 Max tersebut. Biro Penyelidikan dan Analisis untuk Keselamatan Penerbangan Sipil (BEA) menerima data penerbangan dan perekaman suara kokpit pada hari Kamis.

Pembacaan pertama bisa memakan waktu hingga berhari-hari, tetapi banyak tergantung pada kondisi kotak hitam. Di sisi lain regulator di seluruh dunia terus mendaratkan pesawat Boeing. Sebut saja seperti Rusia, Jepang dan Tunisia yang belum lama ini ikut melarang terbang pesawat Boeing 737 Max di wilayah udara mereka. Sedangkan FAA juga meminta kepada maskapai penerbangan negara itu untuk mendaratkan armada mereka, meski mendapatkan kritikan karena dinilai lamban.

Adanya kemungkinan kesamaan antara dua kecelakaan yang melibatkan series 737 Max, difokuskan pada sistem anti-stall pesawat hingga telah mengejutkan industri penerbangan dan menimbulkan pertanyaan atas desakan Boeing, dan FAA, pada awal minggu ini apakah Max 737 aman untuk terbang. Selain pesawat Max yang beroperasi, sekitar 5.000 lainnya telah dipesan oleh maskapai dari pabrikan Boeing.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
NTSB Pastikan Pintu...
NTSB Pastikan Pintu Boeing 737 Max 9 yang Terlepas saat Terbang Buatan Malaysia
FAA Desak Boeing Periksa...
FAA Desak Boeing Periksa Ulang Semua Pintu 737 Max 9
Boeing 737 MAX Kembali...
Boeing 737 MAX Kembali Mengudara di Langit Brasil
Tuntut Boeing, AS Minta...
Tuntut Boeing, AS Minta Semua Pesawat 737 Max 9 Dilarang Terbang
Ini Spesifikasi Boeing...
Ini Spesifikasi Boeing 787-9 Dreamliner yang Mengalami Turbulensi Parah
Boeing Diminta Mengaku...
Boeing Diminta Mengaku Bersalah Atas Tragedi 737 MAX Lion Air atau Diadili
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved