IHSG Berpotensi Terkoreksi, Cermati 6 Saham Ini
Selasa, 19 Maret 2019 - 08:26 WIB
IHSG Berpotensi Terkoreksi, Cermati 6 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpotensi terkoreksi. Potensi reli seiring rilis data perdagangan yang diterbitkan BPS pada Jumat akhir pekan lalu, diperkirakan sudah memudar.
"Berdasarkan indikator, MACD masih berada di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral," ujar Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi di Jakarta, Selasa (19/3/2019).
Disisi lain, terlihat pola hanging man candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG. "Sehingga berpeluang menuju ke area support," katanya.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. AKRA
Pergerakan harga telah menguji garis EMA 10 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level Rp5.250-Rp5.350, dengan target harga secara bertahap di level Rp5.475 dan Rp5.550. Support: Rp5.150.
2. BWPT
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level Rp160-Rp162, dengan target harga secara bertahap di level Rp165, Rp173, Rp179, Rp206, Rp234, dan Rp260. Support: Rp152.
3. CPIN
Terlihat pola bearish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada area level Rp7.900-Rp8.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp7.650 dan Rp7.550. Resistance: Rp8.000 dan Rp8.100.
4. ERAA
Pergerakan harga telah menguji garis EMA 10 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level Rp1.990-Rp2.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.070 dan Rp2.120. Support: Rp1960.
5. JPFA
Pergerakan harga telah menguji garis EMA 10 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level Rp2.200-Rp2.250, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.320, Rp2.350, dan Rp2.400. Support: Rp2.200 dan Rp2.120.
6. KLBF
Terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada area level Rp1.550-Rp1.570, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.530 dan Rp1.510. Resistance: Rp1.570 dan Rp1.590.
"Berdasarkan indikator, MACD masih berada di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral," ujar Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi di Jakarta, Selasa (19/3/2019).
Disisi lain, terlihat pola hanging man candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG. "Sehingga berpeluang menuju ke area support," katanya.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. AKRA
Pergerakan harga telah menguji garis EMA 10 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level Rp5.250-Rp5.350, dengan target harga secara bertahap di level Rp5.475 dan Rp5.550. Support: Rp5.150.
2. BWPT
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level Rp160-Rp162, dengan target harga secara bertahap di level Rp165, Rp173, Rp179, Rp206, Rp234, dan Rp260. Support: Rp152.
3. CPIN
Terlihat pola bearish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada area level Rp7.900-Rp8.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp7.650 dan Rp7.550. Resistance: Rp8.000 dan Rp8.100.
4. ERAA
Pergerakan harga telah menguji garis EMA 10 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level Rp1.990-Rp2.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.070 dan Rp2.120. Support: Rp1960.
5. JPFA
Pergerakan harga telah menguji garis EMA 10 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level Rp2.200-Rp2.250, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.320, Rp2.350, dan Rp2.400. Support: Rp2.200 dan Rp2.120.
6. KLBF
Terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada area level Rp1.550-Rp1.570, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.530 dan Rp1.510. Resistance: Rp1.570 dan Rp1.590.
(ven)
Lihat Juga :