Ekonomi DKI Jakarta Diprediksi Tumbuh 6,4%

Rabu, 20 Maret 2019 - 04:17 WIB
Ekonomi DKI Jakarta...
Ekonomi DKI Jakarta Diprediksi Tumbuh 6,4%
A A A
JAKARTA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta menyatakan, pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta tahun 2019 diperkirakan meningkat menjadi 6%-6,4%. Perekonomian Jakarta diperkirakan dapat terus tumbuh membaik asalkan mampu memanfaatkan potensi ekonomi yang dimiliki, dan mampu mengatasi keterbatasan sumber daya dengan mengembangkan sumber pertumbuhan ekonomi yang baru serta ampu meminimalkan permasalahan yang menghambat pertumbuhan.

Kepala Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta Trisno Nugroho mengatakan, berdasarkan jenis penggunaannya, konsumsi rumah tangga (RT) akan membaik di angka 5,9%-6,3% sementara konsumsi pemerintah sebesar 16,5%-16,9%. Adapun untuk ekspor luar negeri akan berada dalam pertumbuhan 4,4%-4,8% dan impor luar negeri mencapai 11,5%-11,9%.

"Investasi DKI Jakarta akan tumbuh 4%-4,4%. Sedangkan dari segi lapangan usaha, sektor perdagangan di DKI akan tumbuh 6,2%-6,6%," kata Trisno saat media briefing bersama Kantor BI Perwakilan DKI Jakarta di Jakarta.

Sementara sektor konstruksi akan mencapai 2,8%-3,2%, industri pengolahan 3,8%-4,2%, transportasi & pergudangan 9,3%-9,7% dan informasi & komunikasi 10% 10,4%. Disamping itu, inflasi Jakarta pada Februari 2019 sedikit meningkat dari Januari 2019. Pada Februari 2019 Jakarta mengalami inflasi sebesar 0,26% (mtm) atau 2,96% (yoy).

Harga sewa dan kontrak rumah di DKI Jakarta meningkat cukup signifikan, disebabkan penyesuaian harga tahunan yang dilakukan para pelaku usaha. Lalu kenaikan permintaan jasa transportasi pada libur panjang imlek banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berpergian ke luar kota, sehingga mendorong tarif transportasi meningkat. "Namun bahan makanan mengalami deflasi. Harga beras pada Februari 2019 relatif terkendali," ungkap dia.

Kondisi ini sangat berbeda dengan tahun 2018, yang pada 2 bulan pertama komoditas beras mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi. Kedepan, inflasi DKI Jakarta diperkirakan tetap terjaga dengan inflasi pangan yang tetap terkendali didukung semakin solidnya program Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jakarta. Kenaikan UMP (Upah Minimum Provinsi) tahun 2019 berpotensi diikuti dengan kenaikan harga barang dan jasa secara umum.

Menurut Trisno, kenaikan permintaan masyarakat seiring dengan perhelatan pesta demokrasi pilpres dan pileg tidak serta merta diikuti oleh gejolak inflasi yang berlebih. "Pemerintah juga kemungkinan melakukan kebijakan penyesuaian harga komoditas terkait energi dan transportasi diperkirakan relatif minim (BBM, tarif tiket pesawat), sehingga mendukung kinerja capaian inflasi secara keseluruhan (target inflasi pemerintah)," jelas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jelang Pemilu 2024,...
Jelang Pemilu 2024, Aktivitas Parpol Pacu Ekonomi Jakarta
Uji Kelayakan jadi Deputi...
Uji Kelayakan jadi Deputi Gubernur BI, Ini Jurus Juda Agung Selamatkan Ekonomi RI
Bos BI Ungkap 7 Jurus...
Bos BI Ungkap 7 Jurus Jaga Laju Ekonomi RI, QRIS Jadi Andalan
Deflasi Selama 4 Bulan,...
Deflasi Selama 4 Bulan, Ekonom Prediksi BI Rate Turun ke 6%
Terbukti Cepat, Mudah,...
Terbukti Cepat, Mudah, Mudah, dan Andal, Masyarakat Didorong Pakai BI-Fast
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Berita Terkini
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
30 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
55 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
1 jam yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved