Cantiknya Warna dan Corak Etnik Bordir Tasik yang Ciamik

Jum'at, 22 Maret 2019 - 11:16 WIB
Cantiknya Warna dan...
Cantiknya Warna dan Corak Etnik Bordir Tasik yang Ciamik
A A A
TASIKMALAYA - Warna dan corak bordir etnik khas nusantara yang memiliki nilai seni tinggi memang menjadi daya tarik tersendiri bagi si Kota Santri, Tasikmalaya. Dituangkan dalam untaian kain, bordir khas Tasikmalaya kini mulai menarik mata pasar domestik maupun internasional.

Sejak tahun 2006, perempuan bernama Dewi Harti Nugrahani ini kerap memproduksi pernak-pernik dan busana bordir rumahan. Perempuan asal Tasikmalaya ini memang lahir di keluarga pengrajin bordir. Atas pengalaman tersebut, Dewi mengaku ingin membuat usahanya sendiri.

“Saya memang sudah memiliki basic dari orangtua, makanya memang tertarik untuk membuat usaha sendiri. Inginnya agar Kota kelahiran saya ini bisa punya seni khas yang terkenal,” tuturnya.

Sejak bermitra dengan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III, kini Dewi sudah memiliki toko display produknya sendiri. Berlokasi di Kelurahan Talagasari, Kawalu, Tasikmalaya, Haryati Collection sudah memproduksi lebih dari 40 jenis produk handy craft kain perca dan busana muslim bordir yang diproduksi dengan apik.

“Usaha bordir saya kini semakin mengalami pengembangan. Mulai dari peningkatan skill bagi karyawan, penambahan pekerja, perluasan pasar domestik, dan kesempatan untuk ikut mempromosikan karya-karya kami di berbagai ajang pameran nasional. Bersyukur sekali bisa jadi mitra binaan Pertamina,” ujar Dewi.

Dewi mengaku bahwa kini omset usahanya kian melesat, usaha kecil miliknya kini dapat meraih keuntungan rata-rata 30 juta rupiah setiap bulannya. Hal ini semakin memotivasi dirinya untuk terus memperluas pangsa pasar bordir. “Cita-cita saya memang bukan hanya membawa seni bordir sampai di pasar domestik saja. Tapi bordir Tasik harus go internasional,” jelasnya.

Unit Manager Communication & CSR MOR III Dewi Sri Utami mengatakan, program kemitraan antara Pertamina dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti bordir Tasikmalaya ini memang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil di sekitar wilayah operasi Pertamina, agar menjadi tangguh dan mandiri.

“Ini jadi strategi kami agar UMKM bisa naik kelas. Mitra binaan kami dibimbing dan diberikan pelatihan intensif mengenai produksi dan promosi. Kami berharap program ini dapat memberikan multiplier effect bagi kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi Pertamina,” jelasnya.

Dalam melakukan pembinaan UMKM, Pertamina MOR III selalu membuat roadmap program agar perkembangan kinerja UMKM termonitor. Pertamina MOR III kini sudah memiliki 12.457 mitra binaan yang tersebar di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten mulai tahun 1993.

“Dalam membina mitra binaan, Pertamina selalu fokus agar UMKM ini dapat menghasilkan produk maupun jasa berkualitas, sehingga mampu bersaing di tengah pasar bebas, dan bisnisnya berkesinambungan," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akademi Burung Dara,...
Akademi Burung Dara, Fasilitas Baru PT Suprama untuk Edukasi Olahan Mi
DDPI Group Raih Sejumlah...
DDPI Group Raih Sejumlah Penghargaan di TOP CSR Awards 2026
Nicke Widyawati Menjadi...
Nicke Widyawati Menjadi Bintang CSR di Indonesia Best Social Responsibility Awards 2023
Perkuat Hubungan dengan...
Perkuat Hubungan dengan Stakeholders, Lippo Karawaci Gelar Ribuan Program
Roundtable Discussion...
Roundtable Discussion Olahkarsa: Usaha Rintisan Lokal Berpotensi Tumbuhkan UMKM
Pentingnya Komitmen...
Pentingnya Komitmen Perusahaan bagi Pengembangan Masyarakat Sekitar
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
6 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
7 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
8 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
9 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
9 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved