Roundtable Discussion Olahkarsa: Usaha Rintisan Lokal Berpotensi Tumbuhkan UMKM
Rabu, 30 November 2022 - 22:22 WIB
loading...
Direktur SDM PT Kimia Farma Tbk Dharma Syahputra (kiri), Chief Marketing and Corporate Communication SiCepat Ekspres Wiwin Dewi Herawati (tengah), dan Direktur SDM PT Pelindo Terminal Petikemas Edi Priyanto (kanan) dalam roundtable discussion Olahkarsa:
A
A
A
JAKARTA - Usaha rintisan lokal berpotensi menumbuhkan usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM ). Untuk itu perlu didorong lewat berbagai pelatihan dan pengembangan potensi sumber daya yang ada.
Hal ini terungkap dalam roundtable discussion CSR Outlook 2022 yang diselenggarakan oleh Olahkarsa secara offline di Jatiluhur Valley and Resort, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (25/11/2022). Baca juga: Pamerkan Produk Lokal, Menteri Basuki Ajak Puluhan UMKM Jualan di Kantornya
Pada diskusi bertajuk Creating Shared Value: A New Way of Doing Business tersebut, hadir sebagai pembicara antara lain Direktur SDM PT Kimia Farma Tbk Dharma Syahputra, Chief Marketing and Corporate Communication SiCepat Ekspres Wiwin Dewi Herawati dan Direktur SDM PT Pelindo Terminal Petikemas Edi Priyanto.
Dalam pembahasan mengenai peran CSR, Wiwin Dewi Herawati membagikan upaya yang telah dilakukan oleh SiCepat untuk mendukung UMKM di Indonesia. Menurut Wiwin, bekerja sama dalam mendukung seller di Indonesia hingga saat ini masih menjadi fokus utama pihaknya dalam menjalankan bisnis.
“Meningkatnya jumlah rintisan usaha lokal terutama saat pagelaran KTT G20 di Bali beberapa waktu lalu, membuat kami kembali menyadari adanya potensi besar dalam pertumbuhan UMKM. Memanfaatkan momentum tersebut, kami melalui program CSR: UMKM Sanubari (Siap Bangkit Untuk Negeri) membina total lebih dari 3000 pelaku UMKM dalam webinar online selama 4 bulan sejak Juli hingga November,” tutur Wiwin.
Menurut Wiwin, dukungan kepada pelaku UMKM melalui program Sanubari tak hanya ditunjukkan melalui 12 sesi webinar dan Business Plan Competition saja, tapi juga melalui pembentukan komunitas Sanubari Network.
Hal ini terungkap dalam roundtable discussion CSR Outlook 2022 yang diselenggarakan oleh Olahkarsa secara offline di Jatiluhur Valley and Resort, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (25/11/2022). Baca juga: Pamerkan Produk Lokal, Menteri Basuki Ajak Puluhan UMKM Jualan di Kantornya
Pada diskusi bertajuk Creating Shared Value: A New Way of Doing Business tersebut, hadir sebagai pembicara antara lain Direktur SDM PT Kimia Farma Tbk Dharma Syahputra, Chief Marketing and Corporate Communication SiCepat Ekspres Wiwin Dewi Herawati dan Direktur SDM PT Pelindo Terminal Petikemas Edi Priyanto.
Dalam pembahasan mengenai peran CSR, Wiwin Dewi Herawati membagikan upaya yang telah dilakukan oleh SiCepat untuk mendukung UMKM di Indonesia. Menurut Wiwin, bekerja sama dalam mendukung seller di Indonesia hingga saat ini masih menjadi fokus utama pihaknya dalam menjalankan bisnis.
“Meningkatnya jumlah rintisan usaha lokal terutama saat pagelaran KTT G20 di Bali beberapa waktu lalu, membuat kami kembali menyadari adanya potensi besar dalam pertumbuhan UMKM. Memanfaatkan momentum tersebut, kami melalui program CSR: UMKM Sanubari (Siap Bangkit Untuk Negeri) membina total lebih dari 3000 pelaku UMKM dalam webinar online selama 4 bulan sejak Juli hingga November,” tutur Wiwin.
Menurut Wiwin, dukungan kepada pelaku UMKM melalui program Sanubari tak hanya ditunjukkan melalui 12 sesi webinar dan Business Plan Competition saja, tapi juga melalui pembentukan komunitas Sanubari Network.
Lihat Juga :