Indra Karya Jalin Sinergi Bisnis dengan BUMN Asal India

Jum'at, 22 Maret 2019 - 22:48 WIB
Indra Karya Jalin Sinergi...
Indra Karya Jalin Sinergi Bisnis dengan BUMN Asal India
A A A
JAKARTA - Geliat pembangunan infrastruktur di Indonesia, mendorong peluang bisnis bagi para perusahaan jasa konsultan teknik. Peluang bisnis dan investasi ini juga dapat dijadikan ajang transfer pengetahuan alih teknologi informasi modern melalui mekanisme sinergi dari masing-masing pihak pada beberapa proyek strategis nasional seperti bendungan, irigasi dan lelabuhan di Indonesia.

Sebagai BUMN konsultan konstruksi, PT Indra Karya (Persero) turut berkontribusi pada beberapa pembangunan proyek strategis nasional seperti bendungan dan irigasi. Dari 56 proyek bendungan dan irigasi prioritas yang dicanangkan oleh pemerintah, sebanyak 36 proyek bendungan dan irigasi melibatkan PT Indra Karya sebagai Pelaksana Studi Kelayakan, Sertifikasi, Konsultan Supervisi/Manajemen Konstruksi maupun gabungan dari beberapa pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Dalam menyelesaikan salah satu proyek irigasi, Indra Karya menggandeng BUMN dari India, Wapcos Limited, khususnya dalam menangani proyek sistem irigasi Wadaslintang di Kebumen, Jawa Tengah.

Keterlibatan PT Indra Karya dan Wapcos yang dikenal memiliki spesifikasi teknik pada bidang jasa pengelolaan air, energi, dan Infrastruktur itu mencakup perannya sebagai Konsultan Supervisi.

Direktur Utama Indra Karya, Milfan Rantawi, mengatakan kerjasama lintas negara dengan format B to B ini merupakan kerjasama yang strategis dan cukup potensial bagi perkembangan korporasi ke depannya.

"Kerjasama ini saling menguntungkan dengan mengedepankan prinsip berbagi pengalaman dan pertukaran informasi terkait konsep teknik modern seperti mikro irigasi. Kedepan, kerjasama ini akan membuka peluang bagi PT Indra Karya sebagai BUMN jasa engineering untuk menggarap pangsa pasar India dan Asia Tenggara," ungkapnya dalam keterangan resmi, Jumat (22/3/2019).

Milfan menambahkan, kontrak pengerjaan proyek pembangunan sistem irigasi Wadaslintang ini telah di tandatangani pada awal Maret 2019 lalu. Indra Karya bertindak selaku Lead Firm dengan proses pengerjaan yang direncanakan akan memakan waktu selama 18 bulan dengan nilai kontrak kerja senilai Rp35 miliar melalui mekanisme pengadaan tender yang diadakan oleh Ditjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Erick Rombak 9 BUMN...
Erick Rombak 9 BUMN dalam Sepekan, Ini Rinciannya
Kenali 11 Jurusan Kuliah...
Kenali 11 Jurusan Kuliah yang Paling Diincar BUMN PT Persero
Korupsi PT DI Persero,...
Korupsi PT DI Persero, KPK Dalami RUPS Penentuan Mitra Penjualan
Strategi BUMN Indra...
Strategi BUMN Indra Karya Capai Target 40% TKDN
Genjot Perekonomian,...
Genjot Perekonomian, Pegadaian Gandeng Agen BUMN
Sukses Penuhi Kriteria...
Sukses Penuhi Kriteria CSR, Indra Karya Kembali Raih Penghargaan
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
17 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
46 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved