Rupiah Diprediksi Masih Akan Tertekan ke Zona Merah
Selasa, 26 Maret 2019 - 09:08 WIB
Rupiah Diprediksi Masih Akan Tertekan ke Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan hari ini diprediksi masih akan tertekan ke zona merah. Hal ini setelah The Fed memproyeksi terjadinya perlambatan ekonomi global, ditambah data ekonomi Eropa yang mengecewakan.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra memprediksi nilai tukar rupiah terhadap USD bakal bergerak di kisaran level Rp14.160 sampai dengan Rp14.130-14.220 per USD. "Sentimen pelambatan ekonomi global masih membayangi pergerakan pasar mata uang. Rupiah masih bisa tertekan hari ini terhadap dollar AS dengan Range 14130-14220," ujar Ariston di Jakarta, Selasa (26/3/2019).
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Senin (25/3) ditutup tak berdaya untuk jatuh semakin dalam, meski sedikit terkoreksi dibandingkan sesi sebelumnya. Meski begitu kur rupiah masih tidak lebih baik dari akhir pekan kemarin untuk mengiringi Yen Jepang yang kokoh di dekat level tertinggi.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi akhir perdagangan tenggelam pada level Rp14.180/USD atau memburuk dibandingkan penutupan sebelumnya Rp14.160/USD. Pergerakan harian rupiah pada awal pekan berada di kisaran Rp14.153 hingga Rp14.225/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg juga terlihat terkapar pada perdagangan spot exchange ke posisi Rp14.185/USD dibandingkan Jumat kemarin Rp14.162/USD. Rupiah dalam perdagangan hari ini bergerak pada level Rp14.185-Rp14.225/USD.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra memprediksi nilai tukar rupiah terhadap USD bakal bergerak di kisaran level Rp14.160 sampai dengan Rp14.130-14.220 per USD. "Sentimen pelambatan ekonomi global masih membayangi pergerakan pasar mata uang. Rupiah masih bisa tertekan hari ini terhadap dollar AS dengan Range 14130-14220," ujar Ariston di Jakarta, Selasa (26/3/2019).
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Senin (25/3) ditutup tak berdaya untuk jatuh semakin dalam, meski sedikit terkoreksi dibandingkan sesi sebelumnya. Meski begitu kur rupiah masih tidak lebih baik dari akhir pekan kemarin untuk mengiringi Yen Jepang yang kokoh di dekat level tertinggi.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi akhir perdagangan tenggelam pada level Rp14.180/USD atau memburuk dibandingkan penutupan sebelumnya Rp14.160/USD. Pergerakan harian rupiah pada awal pekan berada di kisaran Rp14.153 hingga Rp14.225/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg juga terlihat terkapar pada perdagangan spot exchange ke posisi Rp14.185/USD dibandingkan Jumat kemarin Rp14.162/USD. Rupiah dalam perdagangan hari ini bergerak pada level Rp14.185-Rp14.225/USD.
(akr)