SERASI Jadi Harapan Wujudkan Kedaulatan Pangan

Kamis, 04 April 2019 - 23:31 WIB
SERASI Jadi Harapan...
SERASI Jadi Harapan Wujudkan Kedaulatan Pangan
A A A
JAKARTA - Program SERASI (Selamatkan Rawa, Petani Sejahtera) menjadi salah satu ikon pemerintah mengoptimalkan lahan rawa untuk usaha pertanian. Tahun ini, pemerintah menargetkan pengembangan lahan sub optimal tersebut seluas 500 ribu hektar (ha). Sejauh mana rencana pengembangan lahan rawa untuk mendukung kedaulatan pangan?

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, menjelaskan SERASI menjadi program utama pemerintah untuk mendorong pengembangan pertanian di lahan rawa. Dari target seluas 500 ribu ha untuk pengembangan lahan rawa, luas lahan itu berada di Sumatera Selatan 250 ribu ha, Kalimantan Selatan 200 ribu ha, dan Sulawesi Selatan 50 ribu ha.

"Untuk memanfaatkan lahan rawa tersebut, Badan Litbang Pertanian telah melakukan SID (Survei Investigasi dan Desain). Dari target 100 ribu ha lahan rawa yang bisa dioptimalisasi untuk usaha pertanian, ternyata baru 42 ribu ha yang bisa diselesaikan Badan Litbang Pertanian," jelas Sarwo Edhy, Kamis (4/4).

Kementan sudah sepakat, sisanya menggunakan SID sederhana yang dibuat kelompok tani bersama konsultan setempat bekerjasama dengan dinas pertanian kabupaten dan provinsi.

"Ini kita lakukan untuk mempercepat proses agar bisa kita lakukan pengelolaan lahan rawa yang ada. SID sederhana itu, caranya kita bisa langsung lihat kondisi fisik di lapangan," paparnya.

Ini berbeda dengan yang digunakan Badan Litbang Pertanian yang menggunakan satelit. Dengan SID sederhana satuan biaya per hektar juga lebih murah. Diharapkan melalui cara ini mudah-mudahan akhir Desember 2019 bisa tercapai 500 ribu ha.

Untuk daerah yang menjadi lokasi pengembangan lahan rawa untuk usaha pertanian, pemerintah telah memberikan bantuan excavator. "Di Kalimantan Selatan 63 unit, Sumatera Selatan 69 unit dan Sulawesi Selatan 63 unit juga untuk lima kabupaten," sebutnya.

Jika melihat data Badan Litbang Pertanian, maka potensi lahan rawa di Indonesia ada sebanyak 32 juta ha. Lahan rawa tersebut tersebar dari Sabang-Merauke. Bahkan yang paling besar potensinya berada di Papua. Namun persoalannya di sana adalah terkendala SDM yang belum siap.

"Dari 32 juta ha lahan rawa tersebut yang berpotensi untuk lahan pertanian sebesar 10 juta ha. Namun untuk tahun ini, kita coba demplot untuk luasan 500 ribu ha," kata Sarwo Edhy.

Dengan optimasi lahan rawa, Pemerintah harapkan lahan yang sebelumnya mungkin hanya satu kali tanam, maka bisa naik menjadi dua kali. Yang dua kali naik menjadi tiga kali. Artinya optimasi lahan rawa, paling tidak tiap tahun petani bisa tanam dua kali.

"Contohnya di Tanah Laut, Kalimantan Selatan, indeks pertanaman padi di lahan rawa bisa 2,6. Bahkan masyarakatnya cukup antusias mengelola lahan rawa. Namun tetap tergantung kreasi petani dalam mengelola lahannya. Ada yang padi-padi, ada juga padi-jagung-padi dan padi-kedelai-padi," tutur Sarwo Edhy.

Bukan hanya indeks pertanaman yang naik, produktivitas tanaman juga meningkat. Jika sebelumnya hanya 3 ton per ha menjadi 6-7 ton per ha. Bahkan di Tanah Laut, produktivitas tanaman padi bisa mencapai 6,7 ton per ha.

"Dengan demikian, upaya kita membangunkan lahan rawa adalah untuk meningkatkan kesejahteraan petani," tambahnya.

Untuk mengelola lahan rawa, Pemerintah memberikan bantuan benih padi, khusus untuk lahan rawa seperti Inpara dan Mekongga. Pupuk subsidi juga pemerintah berikan. Sarana produk lainnya adalah alsintan handtractor roda dua khusus untuk lahan rawa yang bisa mengambang.

"Kita juga berikan pembenah tanah seperti pupuk organik dan dolomit untuk netralisir tanah," imbuhnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementan Tingkatkan...
Kementan Tingkatkan Produksi Pangan Lewat Optimasi Lahan Rawa
Lahan Rawa di Banyuasin...
Lahan Rawa di Banyuasin Dikembangkan untuk Tumbuhkan Wirausaha Muda Pertanian
Pertanian Lahan Rawa...
Pertanian Lahan Rawa Dikembangkan Petani Muda Banyuasin
Percepatan Tanam Mulai...
Percepatan Tanam Mulai Dilakukan Oleh Petani dan Penyuluh Kostratani Musi Rawa
Kementan Ajak Petani...
Kementan Ajak Petani Muda Berpartisipasi di YAA Lahan Rawa 2024
Jaga Lahan dari Hama,...
Jaga Lahan dari Hama, Petani Cilacap Diajak Asuransikan Lahan
Berita Terkini
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
10 menit yang lalu
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
9 jam yang lalu
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
9 jam yang lalu
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
9 jam yang lalu
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
9 jam yang lalu
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
10 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved