Sesi Siang, IHSG Menguat 49,90 Poin
Selasa, 09 April 2019 - 12:37 WIB
Sesi Siang, IHSG Menguat 49,90 Poin
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan Selasa (9/4/2019) ditutup menguat 49,90 poin atau 0,78% ke posisi 6.475,63. Sebelumnya, di awal perdagangan, IHSG dibuka rebound alias berbalik menguat 8,88 poin atau 0,14% ke level 6.434,62.
Sepanjang perdagangan hingga sesi I, IHSG bergerak di level 6.429,53-6.440,07. Pada perdagangan Senin kemarin, IHSG ditutup melemah 48,28 poin atau 0,75% ke level 6.425,73.
Seluruh indeks sektoral pada rehat siang ini cerah, dengan properti memimpin penguatan 1,54% dan perdagangan naik 1,05%. Dari 518 saham yang diperdagangkan, 235 menguat, 141 tetap, dan 142 tertekan.
Nilai transaksi saham mencapai Rp3,80 triliun dari 9,07 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing Rp323,73 miliar, dengan aksi beli asing Rp1,30 triliun berbanding aksi jual asing Rp985 miliar.
Kenaikan indeks dipicu data ekonomi nasional yang positif, dimana Bank Indonesia mencatat penjualan eceran di Indonesia pada Februari 2019 terus meningkat. Indeks Penjualan Riil (IPR) periode Februari 2019 mencapai 218,2 atau meningkat 9,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).
Peningkatan IHSG juga didorong oleh kenaikan harga saham-saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun. Adapun saham emiten tersebut adalah Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Bank Central Asia Tbk (BBCA), Bank Mandiri Tbk (BMRI), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Astra International Tbk (ASII), H.M. Sampoerna Tbk (HMSP).
Menurut data StockWatch, pada sesi pertama, Selasa (9/4), saham Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) mencatat kenaikan harga tertinggi, yaitu 24,59% menjadi Rp456, dari harga penutupan perdagangan Senin (8/4) sebesar Rp366 per unit. Sedangkan harga saham Pikko Land Development Tbk (RODA) mengalami penurunan terbesar, yaitu 24,73% menjadi Rp414 per unit.
Sepanjang perdagangan hingga sesi I, IHSG bergerak di level 6.429,53-6.440,07. Pada perdagangan Senin kemarin, IHSG ditutup melemah 48,28 poin atau 0,75% ke level 6.425,73.
Seluruh indeks sektoral pada rehat siang ini cerah, dengan properti memimpin penguatan 1,54% dan perdagangan naik 1,05%. Dari 518 saham yang diperdagangkan, 235 menguat, 141 tetap, dan 142 tertekan.
Nilai transaksi saham mencapai Rp3,80 triliun dari 9,07 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing Rp323,73 miliar, dengan aksi beli asing Rp1,30 triliun berbanding aksi jual asing Rp985 miliar.
Kenaikan indeks dipicu data ekonomi nasional yang positif, dimana Bank Indonesia mencatat penjualan eceran di Indonesia pada Februari 2019 terus meningkat. Indeks Penjualan Riil (IPR) periode Februari 2019 mencapai 218,2 atau meningkat 9,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).
Peningkatan IHSG juga didorong oleh kenaikan harga saham-saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun. Adapun saham emiten tersebut adalah Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Bank Central Asia Tbk (BBCA), Bank Mandiri Tbk (BMRI), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Astra International Tbk (ASII), H.M. Sampoerna Tbk (HMSP).
Menurut data StockWatch, pada sesi pertama, Selasa (9/4), saham Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) mencatat kenaikan harga tertinggi, yaitu 24,59% menjadi Rp456, dari harga penutupan perdagangan Senin (8/4) sebesar Rp366 per unit. Sedangkan harga saham Pikko Land Development Tbk (RODA) mengalami penurunan terbesar, yaitu 24,73% menjadi Rp414 per unit.
(ven)
Lihat Juga :