Revitalisasi Pertanian dan Peternakan Harus Berkonsep Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 10 April 2019 - 13:19 WIB
Revitalisasi Pertanian...
Revitalisasi Pertanian dan Peternakan Harus Berkonsep Ekonomi Kerakyatan
A A A
JAKARTA - Revitalisasi sektor pertanian dan peternakan akan membuat perekonomian Indonesia maju pesat. Revitalisasi menggunakan konsep ekonomi kerakyatan.

Ini karena ekonomi kerakyatan memungkinkan petani dan peternak berkembang dan menentukan masa dapan perekonomian Indonesia. “Jika konsep ini diterapkan presiden terpilih kelak, terutama revitalisasi pertanian dan peternakan, dalam waktu tidak lama perekonomian Indonesia akan maju,” kata Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) di sela-sela acara grand opening Goro di Cibubur, Jakarta, Minggu 7 April 2019.

Menurut Tommy, pembangunan ekonomi kerakyatan dengan kearifan lokal akan membuat sektor pertanian, peternakan, perkebunan rakyat, dan nelayan, terlibat dalam pembangunan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Di sektor pertanian, Partai Berkarya memberi bukti dengan penyediaan pupuk bregadium hypernano ke petani di beberapa daerah seperti Purbalingga. Uji percontohan di lima titik memperlihatkan pupuk teknologi tinggi itu meningkatkan hasil panen sampai 35%.

"Kita juga akan membantu petani memasarkan hasil produksi," ujarnya. "Selama ini, petani menikmati harga rendah dan konsumen terbebani harga tinggi. Ini semua akibat mata rantai perdangan yang sangat panjang."

Tommy mengatakan, Partai Berkarya berusaha membantu petani memasarkan produknya langsung ke konsumen dengan menghadirkan toko grosir Goro. Cara ini akan membuat petani menikmati harga lebih baik, dan konsumen tidak terbebani harga tinggi.

"Selama ini mata rantai yang panjang tidak hanya merugikan konsumen, tapi juga membuat petani tidak pernah makmur," tuturnya.

Menjawab pertanyaan wartawan mengenai kian dekatnya pemilihan presiden dan anggota legislatif, Tommy Soeharto berpesan kepada kader dan caleg Partai Berkarya nomor urut 7 bersiap memberi yang terbaik untuk bangsa dan negara. “Kita harus terus berkarya untuk Indonesia adil dan makmur,” tandasnya mengakhiri.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petrokimia Gresik Dorong...
Petrokimia Gresik Dorong Transformasi Sektor Pertanian dan Peternakan
Kementan: Brahman Sejahtera,...
Kementan: Brahman Sejahtera, Kisah Sukses Percontohan Korporasi Peternakan
Ekspor Komoditas Peternakan...
Ekspor Komoditas Peternakan ke Jepang, Buktikan Gratieks Berjalan Efektif
Kementan: 455.318 Ekor...
Kementan: 455.318 Ekor Ayam Peternak Mandiri Telah Dibeli Mitra Peternakan
Peternakan di Lampung...
Peternakan di Lampung Meningkat 10 Kali, Indonesia Tak Lagi Impor
Industri Peternakan...
Industri Peternakan Masih Terkendala Rantai Pasok Produk Pertanian
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
4 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
5 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
8 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
9 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
10 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
11 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved