Manfaatkan Kemajuan Teknologi, Ditjen Hubdat Terapkan Smart Mobility

Rabu, 10 April 2019 - 17:44 WIB
Manfaatkan Kemajuan...
Manfaatkan Kemajuan Teknologi, Ditjen Hubdat Terapkan Smart Mobility
A A A
TANGERANG SELATAN - Saat ini kita memasuki era industri 4.0 yang ditandai dengan masifnya penggunaan teknologi informasi di berbagai sektor, termasuk dalam sektor transportasi. "Maka dari itu kita perlu dapat memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menerapkan smart mobility,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi pada acara Being Smart With Smart City di Serpong, Rabu (10/4/2019).

Smart mobility adalah penerapan teknologi di bidang elektronika, komputer dan telekomunikasi yang bertujuan agar prasarana dan sarana transportasi menjadi lebih informatif dan komunikatif sehingga memberikan dampak pada kelancaran, keamanan, keselamatan, dan kenyamanan berlalu lintas dan juga ramah lingkungan.

Kemudian Ditjen Budi menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan memerlukan banyak waktu, biaya tinggi, lahan yang terbatas dan bahkan dapat membangkitkan perjalanan baru. Selain itu, penggunaan jalan yang semakin meningkat perlu dikelola secara pintar dengan smart mobility. Sehingga akan tercapai beberapa tujuan yaitu efisiensi dan kenyamanan, program pencegahan kecelakaan lalu lintas, terjaganya lingkungan, serta terintegrasinya sistem.

“Penerapan teknologi informasi pada angkutan umum yaitu penerapan sistem kendali operasi angkutan umum, seperti Global Positioning System (GPS) untuk memantau posisi dan kecepatan angkutan mudik gratis saat mudik lebaran. Kemudian bus information system, pemasangan fasilitas informasi di setiap bus/halte, bus priority (di persimpangan), serta penerapan sistem tiket elektronik.

Secara regulasi, UU No. 22 tahun 2009 Tentang LLAJ dan Peraturan Pemerintah No. 32 tahun 2011 Tentang Manajemen Rekayasa, Analisis Dampak dan Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas telah termuat beberapa ketentuan yang menjadi dasar dalam penerapan smart mobility.

“Penerapan teknologi informasi ini juga terkait pada beberapa kegiatan, di antaranya adalah manajemen lalu lintas, penerapan teknologi pada angkutan barang, pemasangan Variable Message Sign (VMS), penerapan aplikasi e-log book, yaitu sebuah sistem pengawasan terhadap waktu kerja dan waktu istirahat bagi pengemudi angkutan umum Angkutan Kota Angkutan Provinsi (AKAP), serta penerapan Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUE),” lanjut Ditjen Budi.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat telah membantu pengembangan Area Traffic Control System (ATCS) di beberapa kota, terutama di Ibu Kkota provinsi sejak tahun 2006. Diharapkan pemerintah setempat dapat melanjutkan pengembangan ATCS yang telah dirintis dengan menggunakan dana APBD.

“Saya berharap dengan memanfaatkan kemajuan teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan karena sistemnya lebih terintegrasi. Selain itu juga saya sedang mencoba mengetahui harapan masyarakat tentang smart mobility yang tepat untuk kita, dan semoga secepatnya bisa dikembangkan di kota-kota besar,” jelas Ditjen Budi. [ZR/PTR/EI]
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Persiapkan SDM Unggul,...
Persiapkan SDM Unggul, Kemenhub Kini Punya Program Studi Magister Terapan
Insiden Trigana Air...
Insiden Trigana Air di Bandara Sentani, Kemenhub Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
5 Teknologi Canggih...
5 Teknologi Canggih Masjidilharam, Salah Satunya Robot Panduan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved